Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalin Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said

Rabu 07 Jan 2026, 13:22 WIB
Ilustrasi tiang monorel di Rasuna Said, Jakarta. (Sumber: wikipedia)

Ilustrasi tiang monorel di Rasuna Said, Jakarta. (Sumber: wikipedia)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - DPRD DKI Jakarta meminta agar rencana pembongkaran tiang-tiang monorel yang terbengkalai di kawasan Rasuna Said dan Senayan dilakukan dengan perhitungan matang agar tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas. 

Selain itu, pelaksanaan pekerjaan juga diharapkan dilakukan pada malam hari untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat.

Merespon itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo memastikan, pihaknya akan menyiapkan skema rekayasa lalu lintas.

Baca Juga: Viral Aksi Drift Liar di Pondok Indah, Polisi Langsung Selidiki

Hal ini dilakukan agar arus kendaraan tetap berjalan selama pekerjaan berlangsung, khususnya di kawasan Rasuna Said yang sering terjadi kepadatan. 

"Jadi kan lalu lintasnya kita akan lakukan semacam pengalihan arus (di Rasuna Said)," ucap Syafrin kepada awak media, Rabu, 7 Januari 2025.

Menurut Syafrin, di ruas jalan lokasi pembongkaran terdapat dua lajur, yakni jalur lambat dan jalur cepat.

Nantinya, alat berat yang digunakan dalam proses pembongkaran akan ditempatkan di sisi jalur lambat, sementara jalur cepat tetap difungsikan untuk lalu lintas kendaraan.

Baca Juga: Gagalkan Pencurian Motor, Warga Palmerah Jakbar Ditembak Komplotan Curanmor

"Di sana kan ada dua lajur, ada jalur lambat, ada jalur cepat. Jadi pada saat alat berat masuk, itu akan berada di sisi jalur lambat. Sementara jalur cepat itu tetap berfungsi," katanya.

Syafrin menyebut, pekerjaan pembongkaran direncanakan berlangsung pada malam hari dengan memanfaatkan window time, sehingga dampaknya terhadap kepadatan lalu lintas di siang hari dapat ditekan seminimal mungkin.


Berita Terkait


News Update