LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Sebanyak 164 rumah warga di Kabupaten Lebak, rusak dihantam cuaca ekstrem pada akhir 2025 hingga awal 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta mengatakan, 155 rumah rusak sepanjang 2025, sedangkan sembilan rumah pada 2026.
"Selama Januari 2026 tercatat ada sebanyak 9 rumah mengalami kerusakan, dengan rincian 5 rumah rusak sedang dan 4 rumah rusak berat. Seluruh kerusakan itu disebabkan oleh dampak cuaca ekstrem," kata Sukanta, Selasa, 6 Januari 2026.
“Sedangkan pada bulan Desember 2025 lalu, tercatat sebanyak 155 rumah rusak yang tersebar di 71 desa dan 110 lokasi terdampak di Kabupaten Lebak,” ujarnya.
Baca Juga: TPT Longsor, Rumah Warga di Lebak Nyaris Runtuh
Ia menjelaskan, kerusakan rumah disebabkan tanah longsor, pergerakan tanah, hingga tertimpa pohon tumbang.
"Begitu juga yang terjadi di bulan ini (Januari-red). Kerusakan bangunan dipicu oleh tanah longsor, pergerakan tanah dan pohon tumbang," ucapnya.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung sepanjang Januari 2026.
"Kondisi ini dipengaruhi oleh Siklon 93 yang berdampak pada meningkatnya intensitas hujan dan angin kencang di wilayah Banten, termasuk Kabupaten Lebak," katanya.
Baca Juga: Kades di Lebak Sujud Syukur Jalan Desanya Dibangun Bang Andra
Ia mengimbau masyarakat, terutama warga di daerah rawan bencana, menyiagakan diri.
