Tawuran Pecah Dua Hari Awal 2026, Pramono Anung: Kami Duga Ada yang Membenturkan

Senin 05 Jan 2026, 19:14 WIB
Pasukan Brimob Polda Metro Jaya menggelar patroli dan kegiatan pengamanan untuk mengantisipasi potensi tawuran warga di wilayah Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu, 4 Januari 2026. (Sumber: Dok. Polda Metro Jaya)

Pasukan Brimob Polda Metro Jaya menggelar patroli dan kegiatan pengamanan untuk mengantisipasi potensi tawuran warga di wilayah Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu, 4 Januari 2026. (Sumber: Dok. Polda Metro Jaya)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Memasuki awal tahun 2026, Jakarta kembali dihadapkan pada maraknya aksi tawuran di sejumlah wilayah.

Bentrokan antarkelompok dilaporkan terjadi sejak 1 Januari 2026, bertepatan dengan malam Tahun Baru.

Tawuran pecah di sejumlah titik rawan, di antaranya Manggarai, Klender, dan Ciracas, yang melibatkan kelompok remaja dan warga setempat.

Aksi kekerasan tersebut berlanjut keesokan harinya. Pada 2 Januari 2026, tawuran kembali terjadi di wilayah Manggarai dan sekitarnya, sehingga memicu keresahan masyarakat.

Merespons situasi itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pihaknya masih mendalami penyebab utama terjadinya tawuran, khususnya yang kembali pecah di wilayah Manggarai.

Baca Juga: Camat Tebet Libatkan OPD dan Ormas Cegah Tawuran di Manggarai

Ia mengaku telah menerima laporan dari wali kota setempat, namun penjelasan rinci akan disampaikan oleh pihak wilayah.

"Ya kemarin Walikota sudah memberikan laporan. Memang kami ingin mendalami terlebih dahulu. Tetapi nanti secara spesifik saya minta untuk Pak Walikota yang menjelaskan," ucap Pramono di Kemang, Jakarta Selatan, Senin, 5 Januari 2025.

Pramono juga menyinggung adanya dugaan pihak tertentu yang memicu atau membenturkan kelompok masyarakat hingga berujung tawuran.

"Dan dulu kan memang saya sudah kesana juga. kami menduga memang ada yang membenturkan," ujar Pramono.

Baca Juga: DPRD Jakarta Usul Pencabutan Bansos bagi Pelaku Tawuran, Pemprov DKI Pilih Pendekatan Humanis


Berita Terkait


News Update