Menanggapi tudingan tersebut, Rais Simson memberikan klarifikasi.
Ia menyebut angka Rp10 miliar yang beredar merupakan pendapatan kotor atau bruto, yang dikelola secara profesional untuk kepentingan jangka panjang Farel.
Hingga berita ini diturunkan, konflik antara ayah kandung dan manajemen Farel Prayoga belum menemui titik temu.
Joko Suyoto tetap bersikukuh menuntut keterbukaan, sementara pihak manajemen menegaskan telah menjalankan tanggung jawab sesuai prosedur.
