Grok AI Disalahgunakan: Foto Wanita di X Diedit Jadi Gambar Vulgar Tanpa Izin

Senin 05 Jan 2026, 14:49 WIB
Ilustrasi gambar vulgar (Sumber: Pinterest/valery.pnch)

Ilustrasi gambar vulgar (Sumber: Pinterest/valery.pnch)

"Udah kali, kasihan Grok-nya capek dan eneg," tulis Bernadya dalam akun X pribadinya

Dia melihat bahwa fenomena penggunaan Grok ini sudah terlalu berlebihan. Para pengguna X dianggap sebagai anak kecil yang baru saja menggunakan teknologi.

Selain itu Freya JKT48 juga memberikan komentar tegas.

“Stop menyalahgunakan AI. Berpikirlah lebih pintar daripada kecerdasan buatan, Tuhan beri kamu hati dan akal untuk berpikir lebih baik dan sehat daripada alat ciptaan manusia,” ungkap Freya JKT48.

Respons Pemerintah: Prancis dan India Ambil Tindakan Tegas

Gelombang penyalahgunaan ini memprovokasi reaksi keras dari otoritas internasional. Di Prancis, beberapa menteri melaporkan X ke jaksa penuntut dan regulator, menyebut konten "seksual dan seksis" dari Grok sebagai "jelas ilegal".

Kasus ini juga dilaporkan ke platform pengawas Pharos dan potensial melanggar Digital Services Act Uni Eropa.

Baca Juga: Link Video Bocil Block Blast Zoom Viral Banyak di Cari? Ini Fakta di Baliknya

Sementara di India, Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi (MeitY) mengirim surat teguran kepada unit lokal X, menuding platform gagal mencegah Grok menghasilkan konten cabul, vulgar, dan eksplisit seksual.

India mengancam mencabut perlindungan "safe harbor" jika tak ada tindakan cepat.

Malaysia juga bergabung mengkritik, sementara xAI mengaku ada "kegagalan pengamanan" dan sedang memperbaiki.

Meski beberapa gambar dihapus dan akun pelaku ditangguhkan, banyak konten manipulasi masih beredar.

Tips Melindungi Diri dari Manipulasi AI di Media Sosial

Di tengah maraknya AI generatif, pengguna perlu langkah proaktif untuk melindungi foto pribadi.


Berita Terkait


News Update