Gas Air Mata Polisi Buyarkan Ribuan Massa di Pondok Gede Bekasi

Minggu 31 Agu 2025, 12:52 WIB
Suasana mencekam kerusuhan di Pondok Gede, Kota Bekasi, Minggu 31, Agustus 2025, dini hari WIB. (Sumber: Dok. Istimewa)

Suasana mencekam kerusuhan di Pondok Gede, Kota Bekasi, Minggu 31, Agustus 2025, dini hari WIB. (Sumber: Dok. Istimewa)

PONDOK GEDE, POSKOTA.CO.ID - Ribuan massa misterius merangsek masuk hingga merusak fasilitas Polsek Pondok Gede, Kota Bekasi, Minggu 31 Agustus 2025, dini hari WIB. Massa tersebut sebelumnya juga menyerang Polsubsektor Jatiwaringin di waktu hampir bersamaan.

Akibatnya, aparat kepolisian terpaksa menembakkan gas air mata setelah kerumunan memblokade Jalan Raya Jatiwaringin dan melakukan perusakan.

Ketua RT 06 Pondok Gede, Abdul Rohman menjelaskan, jumlah massa mencapai lebih dari 3.000 orang. Mereka datang dari dua arah, selatan dan utara.

“Di sini jumlah massanya itu lebih dari 3 ribu. Mereka datang dari arah selatan dan dari arah utara. Habis merusak pospol yang ada di Jati Cempaka,” kata Abdul saat dikonfirmasi, Minggu, 31 Agustus 2025.

Baca Juga: Turun dan Bantu Demo, Lisa Mariana Tuai Pujian Netizen: Gua Tiban Apa Nih Gedung?

Ia menambahkan, sebagian besar massa masih berusia remaja dan membawa benda berbahaya.

“Hampir sebagian besar remaja. Mereka datang bawa bambu, batu, dan bom molotov. Beberapa kali diledakkan, tapi berhasil dipukul mundur sama aparat kepolisian,” tuturnya.

Rosyid, 44 tahun, warga lainnya, menilai aksi tersebut sudah anarkis dan tak jelas arah tujuan.

“Saya pikir aksi yang lakukan perusakan itu anarkis dan tidak bertanggung jawab. Mereka datang tanpa aspirasi yang jelas. Kalau begini, warga jadi resah dan tidak bisa beraktivitas tenang,” ucapnya.

Baca Juga: Demo di Depok Pekan Depan Dibatalkan

Ia mengimbau warga tidak mudah terprovokasi dengan tindakan yang justru merusak dan membahayakan.


Berita Terkait


News Update