Pemegang Kartu Identitas Anak di Tangsel Bisa Dapatkan Diskon

Jumat 28 Jun 2019, 23:23 WIB

TANGSEL  - Seluruh anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang telah memiliki Kartu Identitas Anak (KIA)  dapat melakukan kerja sama dengan sepuluh vendor antara lain Bank BJB, Gramedia, Domino’s, Amazone, Gunung Agung dan lainnya. "Boleh ditanyakan kepada anak yang telah memiliki KIA pasti mereka senang karena mereka telah memiliki kartu identitas dan mendapatkan manfaat dari diskon oleh vendor yang bekerja sama dengan Disdukcapil,” kata Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany usai mendampingi Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Zudan Arif Fakrulloh menyerahkan KIA huruf braile di Pemkot Tangsel, Jumat (28/6/2019). Menurut Airin, kegiatan ini  gimaksudkan untuk menjadikan  motivasi kepada pemerintah kota Tangsel untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Kota Tangsel. “Sesuai dengan visi dan misi Kota Tangsel,  yang jelas kita terus melakukan transformasi salah satunya di dinas dukcapil, kita ingin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan Gerakan Sadar Indonesia Adminduk (Gisa),” katanya. Kepala Disdukcapil Tangsel, Dedi Budiawan, mengatakan pihaknya sudah bekerjasama dengan 10 vendor antara lain Bank BJB, Gramedia, Domino’s, Amazone, Gunung Agung, dan lainnya. “Dari 10 vendor ini kami berharap melakukan pendampingan dalam melaksanakan program-program yang dilakukan Disdukcapil Tangsel dan Pemkot Tangsel,” katanya. Kerja sama ini dilakukan dengan inovasi dan kolaborasi memanfaatkan data kependudukan, ujarnya yang menambahkan kini kerjasama dengan  Dinas Koperasi dan UMK, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Puskesmas dan Rumah Sakit Swasta. Sedangkan, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Zudan Arif Fakrulloh, mengatakan  sangat bersimpati dengan kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel atas pemanfaatan data kependudukan yang dapat dimanfaatkan di sejumlah vendor yang ada. “Kita saat ini sedang membangun multiplayerefek, jadi sistem pengungkit dari database kependudukan agar bisa bermanfaat secara optimal. Kita sudah memiliki 265 juta penduduk yang datanya rapih dalam database, dan ini perlu dimanfaatkan oleh semua lembaga di Indonesia," katanya. Yang berharap semua anak di Indonesia wajib memiliki KIA seperti  di Kota Tangsel sudah multifungsi, ujarnya bukan hanya sebagai kartu identitas namun juga kartu diskon, sehingga menarik. "Ini harus dicontoh kabupaten dan kota lain di Indonesia, " imbuhnya.  (anton/win)


Berita Terkait


News Update