Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Stasiun Tangerang, Siapkan Lapak Anyar Beroperasi 24 Jam

Kamis 29 Okt 2026, 17:41 WIB
Spanduk pemberitahuan penataan trotoar di kawasan Jalan Kiasnawi Stasiun Tangerang, Kota Tangerang, Kamis, 29 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Rizki Gojali)
Spanduk pemberitahuan penataan trotoar di kawasan Jalan Kiasnawi Stasiun Tangerang, Kota Tangerang, Kamis, 29 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Rizki Gojali)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi menunda pelaksanaan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa beroperasi di sepanjang Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani, kawasan Stasiun Tangerang.

Keputusan penundaan hingga Selasa, 3 November 2026 ini diambil setelah tercapainya kesepakatan bersama antara petugas dan para pedagang melalui pendekatan persuasif.

Keputusan tersebut disampaikan secara langsung di sela-sela sosialisasi ulang yang digelar petugas gabungan di kawasan Pasar Anyar, Kamis, 29 Oktober 2026. Penataan kawasan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi jalan serta mewujudkan kawasan niaga terintegrasi yang ramah bagi pejalan kaki.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, Teguh Supriyanto, menegaskan bahwa penundaan dilakukan demi mengedepankan dialog dan memberikan ruang pemahaman bagi para pedagang.

Baca Juga: Relokasi PKL Stasiun Tangerang Dimulai 14 Oktober 2026, 200 Lebih Pedagang Bakal Pindah ke Pasar Anyar

"Sejalan dengan itu, kami bersama petugas gabungan terus menyosialisasikan rencana relokasi. Aktivitas berdagang di badan jalan selama ini telah mengganggu ketertiban umum, bahkan membahayakan keselamatan karena menghambat arus lalu lintas di kawasan ini," ujar Teguh di Pasar Anyar, Kamis.

Teguh menjelaskan, pendekatan humanis terus dilakukan agar seluruh pedagang bersedia berpindah secara sukarela ke lokasi yang telah disiapkan pemerintah.

Sebagai solusi, Pemkot Tangerang bekerja sama dengan Perumda Pasar Kota Tangerang mengarahkan para PKL untuk mendaftarkan diri pada skema relokasi ke selasar lantai satu Gedung Pasar Anyar.

Fasilitas di lokasi baru tersebut diklaim sudah siap pakai dengan kondisi lingkungan yang lebih bersih dan aksesibilitas yang memadai. Untuk menjaga keberlanjutan pendapatan pedagang, Perumda Pasar juga berencana mengoperasikan area tersebut 24 jam.

"Pedagang tidak perlu khawatir mengenai fasilitas di area relokasi. Lapak-lapaknya sudah disediakan, tempatnya bersih, dan aksesnya bagus. Bahkan, pihak Perumda Pasar Kota Tangerang merencanakan area tersebut dapat beroperasi 24 jam, sehingga sangat menguntungkan bagi para pedagang," kata Teguh. (M1).


Berita Terkait


News Update