Ubah Kolong Flyover dan Bekas TPS, Cara Pemprov DKI Jakarta Atasi Sampah Sekaligus Tawuran di Kampung Melayu

Jumat 06 Nov 2026, 21:27 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan arena tinju dan Posko Jaga Jakarta di kolong Flyover Kampung Melayu, Kelurahan Bali Mester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat, 6 November 2026. (Sumber: Pemprov DKI Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan arena tinju dan Posko Jaga Jakarta di kolong Flyover Kampung Melayu, Kelurahan Bali Mester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat, 6 November 2026. (Sumber: Pemprov DKI Jakarta)

KEBAYORAN, POSKOTA.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan ring tinju dan Posko Jaga Jakarta di kolong Flyover Kampung Melayu, Kelurahan Bali Mester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat, 6 November 2026.

Kedua fasilitas tersebut disiapkan sebagai upaya menekan aksi tawuran sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban lingkungan.

Pramono mengatakan, keberadaan ring tinju diharapkan menjadi sarana pembinaan bagi anak muda agar memiliki kegiatan positif dan produktif. Melalui olahraga, mereka dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mengalihkan aktivitas dari aksi kekerasan jalanan demi masa depan yang lebih baik.

“Arena ring tinju merupakan langkah preventif dalam menangani aksi tawuran dan menjaga ketertiban umum melalui pendekatan kolaboratif berbasis wilayah,” ujar Pramono, dalam keterangannya, Jumat, 6 November 2026.

Baca Juga: Berseteru Dengan Denny Sumargo, Farhat Abbas Tegaskan Pilih Jalur Hukum Daripada Ring Tinju 

Arena tinju di Kampung Melayu menjadi fasilitas kedua yang dibangun Pemprov DKI Jakarta setelah sebelumnya menghadirkan sarana serupa di kolong Flyover Pasar Rebo. Pembangunan fasilitas tersebut berlangsung sejak 20 Agustus hingga 23 Oktober 2026 melalui kolaborasi dengan PAM Jaya.

Selain menyediakan fasilitas olahraga, kata Pramono, pihaknya juga mengubah bangunan bekas Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah menjadi Posko Jaga Jakarta.

Posko tersebut difungsikan sebagai pusat koordinasi unsur kewilayahan untuk memantau keamanan, menjaga ketertiban, dan merespons potensi gangguan di masyarakat.

Lebih lanjut, Pramono menjelaskan, pemanfaatan bangunan bekas TPS tersebut dapat dilakukan setelah volume sampah di lokasi mengalami pengurangan.

Baca Juga: Isu Jakarta Siaga 1 Beredar Masif di Medsos, TNI dan Pramono Anung Buka Suara

Kondisi itu merupakan dampak penerapan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Pramono menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta juga membentuk satuan tugas di tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur untuk memperkuat pencegahan dan penanganan tawuran. Satgas tersebut sekaligus disiapkan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi gangguan keamanan maupun kondisi darurat, termasuk bencana.

“Ini contoh yang baik bagi penanganan di lapangan untuk bagaimana mengatasi tawuran, mengatasi sampah, dan juga menjaga keamanan yang ada di Jakarta ini,” beber Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut.

Baca Juga: Lantik Ribuan PNS Baru, Pramono Anung Komitmen Buka Ruang Lebih Luas bagi Penyandang Disabilitas

Ring Tinju jadi Wadah Anak Muda Tinggalkan Tawuran

Sementara itu, kehadiran ring tinju disambut positif kalangan pemuda setempat. Muhammad Ilham Shodri, 21 tahun, salah seorang pelatih tinju, berharap fasilitas tersebut dapat menjadi tempat pembinaan sekaligus membuka peluang bagi anak muda untuk mengikuti berbagai pertandingan.

“Adanya sarana ini sangat berkontribusi untuk pemuda-pemuda di sini yang tawuran. Jadi, yang tadinya sering tawuran, sekarang kita ingin pemuda-pemuda selanjutnya bisa berprestasi dengan tinju, bukan dengan tawuran,” ungkap Ilham.

Ilham berharap aktivitas latihan dapat berjalan secara konsisten sehingga semakin banyak anak muda yang tertarik mengembangkan kemampuan di bidang olahraga tinju.

Dengan begitu, fasilitas tersebut bisa menjadi wadah pembinaan atlet muda hingga berkesempatan meraih prestasi melalui kompetisi.

“Saya terima kasih banyak kepada Pemprov DKI yang sudah menyediakan fasilitas bagi kami sebagai pemuda. Kami ingin terus melanjutkan wadah ini agar pemuda-pemuda di bawah kami bisa terus berprestasi melalui pertandingan tinju,” ucap Ilham.


Berita Terkait


News Update