JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Fahira Idris memberikan dukungan dan motivasi kepada empat tim marching band perwakilan Jakarta yang akan berlaga dalam Kejuaraan Nasional Federasi Youth Band Indonesia (FYBI) 2026 di Kota Tangerang, Banten pada 7–8 November 2026.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui rangkaian kunjungan dan pelepasan kontingen marching band dari empat sekolah di Jakarta. Kegiatan pelepasan ditutup di SD Kemala Bhayangkari I, Jakarta Utara, Jumat, 6 November 2026.
Fahira mengungkapkan rasa bangga kepada para siswa yang telah mempersiapkan diri untuk tampil di tingkat nasional. Menurutnya, keikutsertaan dalam kejuaraan ini bukan hanya menjadi kesempatan untuk mengukir prestasi, tetapi juga bagian penting dari proses pembelajaran, pengembangan potensi, dan pembentukan karakter generasi muda.
"Marching band bukan sekadar memainkan alat musik atau menampilkan gerakan yang indah. Di dalamnya ada proses panjang yang mengajarkan anak-anak tentang disiplin, kerja keras, tanggung jawab, saling percaya, dan kekompakan. Anak-anak kita ini belajar bahwa penampilan terbaik hanya bisa lahir ketika setiap anggota mampu bekerja sama dan saling mendukung. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi bekal berharga bagi mereka, bukan hanya dalam kejuaraan, tetapi juga dalam kehidupan," kata Fahira di SD Kemala Bhayangkari I, Jakarta Utara, Jumat, 6 November 2026.
Baca Juga: DPD RI Minta Hilirisasi Wilayah Timur Berpihak pada Rakyat, Industri Perikanan Perlu Diperkuat
Menurut Fahira, kompetisi tingkat nasional juga menjadi ruang bagi para siswa untuk mengembangkan keberanian, kepercayaan diri, sportivitas, serta kemampuan beradaptasi dan berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah.
Dirinya berpesan seluruh kontingen berangkat dengan semangat dan optimisme, menjaga kekompakan, serta menikmati setiap proses pertandingan. Fahira juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak semata-mata diukur dari piala atau penghargaan yang berhasil dibawa pulang.
"Tentu kita semua berharap anak-anak Jakarta mampu meraih prestasi terbaik. Namun, saya ingin anak-anak memahami bahwa keberanian untuk tampil, kerja keras, semangat pantang menyerah, dan kemampuan bekerja sama juga merupakan kemenangan yang membanggakan. Jangan jadikan pertandingan sebagai beban, tetapi sebagai kesempatan untuk belajar, menambah pengalaman, dan menunjukkan kemampuan terbaik," ujarnya.
Sebelumnya, ia juga melepas Tim Marching Band SEGA dari SMP Negeri 103 Jakarta Timur dan Tim Marching Band Gema Swara Melodi dari SD Negeri Jatinegara 08 Jakarta Timur, Selasa, 3 November 2026.
Baca Juga: DPD RI Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah lewat Legislasi, Pengawasan, dan Dialog Publik
Tim Marching Band Gita Seinove dari SMPN 69 Jakarta Barat juga dilepas keesokan harinya, sebelum melanjutkan pelepasan kontingen SD Kemala Bhayangkari I Jakarta Utara.
Dalam setiap kesempatan tersebut, Fahira menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah, para manajer, guru, pelatih, ofisial, serta orang tua yang telah memberikan dukungan dan pendampingan kepada para siswa.
Menurutnya, prestasi anak-anak merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan kerja sama banyak pihak. Dukungan sekolah, keluarga, dan lingkungan menjadi fondasi penting agar setiap anak memiliki kesempatan untuk menemukan, mengembangkan, dan menunjukkan potensi terbaiknya.
"Kita harus terus membuka ruang bagi anak-anak Jakarta untuk berkegiatan, berkarya, dan berprestasi. Potensi generasi muda tidak hanya berkembang melalui pendidikan akademik, tetapi juga melalui seni, olahraga, kebudayaan, dan berbagai kegiatan kreatif. Marching band adalah salah satu contoh bagaimana bakat dan kreativitas dapat tumbuh beriringan dengan pembentukan karakter," tuturnya.
Ia menilai kejuaraan nasional seperti yang diselenggarakan FYBI perlu menjadi bagian dari ekosistem pembinaan generasi muda yang berkelanjutan. Menurutnya, kompetisi bukanlah tujuan akhir, melainkan salah satu tahapan untuk meningkatkan kemampuan, memperluas pengalaman, dan membangun motivasi agar anak-anak terus mengembangkan potensinya.
"Selamat berjuang untuk seluruh kontingen marching band Jakarta. Berangkatlah dengan percaya diri, jaga kekompakan, bawa nama baik sekolah, banggakan Jakarta, dan tunjukkan kemampuan terbaik. Semoga seluruh peserta diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran, dan hasil terbaik," pungkasnya.
Kejuaraan Nasional FYBI 2026 itu melibatkan 44 tim marching band dari sembilan provinsi. Kejuaraan yang diselenggarakan Pengurus Pusat FYBI dengan FYBI Banten sebagai tuan rumah ini mempertandingkan sejumlah kategori, yakni Cultural Parade, Concert, Color Guard Contest, dan Individual Contest.
