JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 3.418 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Rabu, 4 November 2026.
Dari total PNS yang diangkat tersebut, sebanyak 15 orang merupakan penyandang disabilitas. Mereka akan ditempatkan di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Pramono mengatakan, pengangkatan ribuan PNS tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam membangun birokrasi yang inklusif.
Langkah ini sekaligus membuka kesempatan yang setara bagi seluruh warga negara untuk berkontribusi dalam pembangunan.
Baca Juga: Pascapenggerebekan Kampung Bahari, Pramono Anung Minta Kawasan Langsung Ditata
“Saya merasa sangat bangga bahwa Provinsi DKI Jakarta menjaga komitmennya dalam mewujudkan birokrasi yang inklusif, memberi kesempatan yang setara bagi setiap warga negara untuk berkontribusi dalam pembangunan,” kata Pramono.
Ia berharap, kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jakarta semakin terbuka pada masa mendatang.
Terlebih, masih terdapat 88 formasi khusus penyandang disabilitas yang diharapkan dapat terpenuhi pada tahun berikutnya.
Selain mendorong birokrasi yang inklusif, Pramono juga menaruh harapan besar kepada para PNS yang baru diangkat, terutama dari kalangan generasi muda, untuk membawa perubahan dalam tata kelola pemerintahan di Jakarta.
Baca Juga: Angkat Masalah Sampah di Forum CityNet, Pramono Anung Rencanakan Bangun 3 PLTSa
Menurutnya, para CPNS tersebut telah melewati masa percobaan selama kurang lebih dua tahun. Dalam periode tersebut, mereka juga mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar untuk membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, serta memahami nilai-nilai dasar ASN.
“Saya menaruh harapan bahwa ASN Jakarta, terutama bagi yang muda-muda, bisa membawa angin perubahan untuk penguatan birokrasi yang ada di Jakarta,” ujarnya.
Pramono mengingatkan bahwa status sebagai PNS bukan sekadar pencapaian dalam perjalanan karier, melainkan amanah dan tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Karena itu, ia meminta seluruh PNS yang baru dilantik agar senantiasa menjaga integritas, meningkatkan kompetensi dan akuntabilitas, serta mematuhi kode etik dalam menjalankan tugas.
Selain itu, para ASN juga diminta membangun koordinasi yang baik, menjaga soliditas, serta bekerja secara inovatif dan responsif. Dengan demikian, berbagai program pemerintah dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya berharap Saudara-saudara sekalian dapat berkarier dengan baik, mencapai karier tertinggi. Yang paling penting adalah bekerjalah dengan rasa bahagia,” tuturnya. (M4)
