Lantik Ribuan PNS Baru, Pramono Anung Komitmen Buka Ruang Lebih Luas bagi Penyandang Disabilitas

Rabu 04 Nov 2026, 19:05 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama ribuan ASN yang baru dilantik, Rabu 4 November 2026. (Sumber: Poskota/Syifa)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama ribuan ASN yang baru dilantik, Rabu 4 November 2026. (Sumber: Poskota/Syifa)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 3.418 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Rabu, 4 November 2026.

Dari total PNS yang diangkat tersebut, sebanyak 15 orang merupakan penyandang disabilitas. Mereka akan ditempatkan di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Pramono mengatakan, pengangkatan ribuan PNS tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam membangun birokrasi yang inklusif.

Langkah ini sekaligus membuka kesempatan yang setara bagi seluruh warga negara untuk berkontribusi dalam pembangunan.

Baca Juga: Pascapenggerebekan Kampung Bahari, Pramono Anung Minta Kawasan Langsung Ditata

“Saya merasa sangat bangga bahwa Provinsi DKI Jakarta menjaga komitmennya dalam mewujudkan birokrasi yang inklusif, memberi kesempatan yang setara bagi setiap warga negara untuk berkontribusi dalam pembangunan,” kata Pramono.

Ia berharap, kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jakarta semakin terbuka pada masa mendatang.

Terlebih, masih terdapat 88 formasi khusus penyandang disabilitas yang diharapkan dapat terpenuhi pada tahun berikutnya.

Selain mendorong birokrasi yang inklusif, Pramono juga menaruh harapan besar kepada para PNS yang baru diangkat, terutama dari kalangan generasi muda, untuk membawa perubahan dalam tata kelola pemerintahan di Jakarta.

Baca Juga: Angkat Masalah Sampah di Forum CityNet, Pramono Anung Rencanakan Bangun 3 PLTSa

Menurutnya, para CPNS tersebut telah melewati masa percobaan selama kurang lebih dua tahun. Dalam periode tersebut, mereka juga mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar untuk membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, serta memahami nilai-nilai dasar ASN.


Berita Terkait


News Update