Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas juga memberikan penjelasan terkait informasi pengerahan pasukan ke wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Muhammad Nas menegaskan, kesiapsiagaan pasukan merupakan bagian dari tugas pokok TNI dalam melindungi masyarakat serta mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dia meminta agar mobilisasi prajurit tersebut tidak dikaitkan dengan isu-isu tertentu.
Baca Juga: Puluhan Ribu Prajurit TNI Dikerahkan ke Jakarta, Ada Apa? Heboh Isu Dugaan Siaga 1
“Nggak perlu dikait-kaitkan kan dengan isu apapun," tegas Muhammad Nas saat dikonfirmasi Poskota pada Rabu, 4 November 2026.
Menurut dia, pengerahan personel merupakan kegiatan yang lazim dilakukan TNI untuk memastikan setiap satuan selalu siap menjalankan tugas. Namun, dia juga belum membeberkan jumlah prajurit yang digerakkan menuju Jakarta.
"Pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa dilakukan TNI untuk kesiapsiagaan," bebernya.
Lebih lanjut, Muhammad Nas menjelaskan bahwa setiap prajurit TNI dituntut untuk senantiasa berada dalam kondisi siap siaga dalam menjalankan fungsi pertahanan negara.
Kesiapan tersebut mencakup tugas melindungi seluruh masyarakat, menjaga keutuhan NKRI, serta melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Karena TNI dituntut senantiasa siap siaga untuk melindungi segenap bangsa dan menjaga keutuhan NKRI, selalu siap melaksanakan tugas berpedoman perundang-undangan yg berlaku," jelas Muhammad Nas.
Hingga saat ini, belum ada keterangan terperinci mengenai jumlah keseluruhan prajurit yang dikerahkan maupun skema penempatan personel di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
