POSKOTA.CO.ID - Bos Sinar Mas Franky Oesman Widjaja menjadi sorotan usai menghadiri pertemuan dengan pejabat pemerintah Singapura yang membahas persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.
Kebakaran tersebut menjadi perhatian karena asap yang ditimbulkan berpotensi mencemari kualitas udara di Singapura.
Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong pun memanggil perwakilan sejumlah perusahaan untuk membahas persoalan tersebut.
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah Singapura untuk menindaklanjuti dampak kebakaran hutan dan lahan di Indonesia terhadap kualitas udara di wilayahnya.
Gan Kim Yong menegaskan bahwa pemerintah Singapura berencana memperkuat landasan hukum untuk meminta pertanggungjawaban perusahaan yang dinilai berkaitan dengan pencemaran asap.
Langkah tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam melindungi kesehatan masyarakat dari dampak polusi udara.
Dikutip dari CNA News, Gan hadir bersama Menteri Senior K Shanmugam dan Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Grace Fu.
Pertemuan itu juga dihadiri penasihat hukum senior Davinder Singh serta sejumlah pejabat tinggi dari Kejaksaan Agung, Badan Lingkungan Nasional atau National Environment Agency (NEA), dan Kementerian Hukum.
Pertemuan yang berlangsung di gedung The Treasury tersebut dilaporkan berlangsung kurang dari setengah jam.
Sejumlah pimpinan perusahaan hadir untuk membahas persoalan yang berkaitan dengan dugaan polusi asap lintas batas.
Sejumlah pimpinan perusahaan yang disebut hadir dalam pertemuan tersebut berasal dari sektor perkebunan, agribisnis, serta industri yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam.
