“Ye kurang lebih Rp450 miliar, kemudian Jakarta Running Festival Rp175 miliar, kalau dijumlahkan kurang lebih Rp625 miliar,” kata Pramono.
Ia memperkirakan nilai tersebut berpotensi lebih besar karena tidak seluruh aktivitas ekonomi dapat dihitung secara menyeluruh.
Menurut Pramono, dampak kegiatan tersebut juga terasa pada sektor perhotelan, pusat perbelanjaan, dan berbagai aktivitas belanja pengunjung selama berada di Jakarta.
Baca Juga: Mendagri Minta Pramono Ubah APBD Jakarta, Anggarkan Bedah Rumah Tak Layak Huni
“Saya pribadi meyakini pasti lebih dari ini. Karena aktivitas masyarakat kan tidak bisa semuanya dihitung,” ujarnya.
Pemprov DKI Jakarta menilai penyelenggaraan kegiatan berskala besar dapat memberikan manfaat ekonomi bagi berbagai sektor usaha. Selain mendatangkan pengunjung, kegiatan tersebut juga mendorong perputaran uang melalui pengeluaran untuk akomodasi, konsumsi, dan kebutuhan lainnya selama berada di ibu kota. (M4)
