Menuju Kota Global, Pramono Anung Minta BPBD Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Selasa 06 Okt 2026, 12:33 WIB
Potret Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat Rapat Koordinasi Daerah Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Hotel Arya Duta Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 6 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Syifa)
Potret Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat Rapat Koordinasi Daerah Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Hotel Arya Duta Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 6 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Syifa)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan pihak terkait untuk mengutamakan tindakan preventif dalam merespons potensi bencana di ibu kota. Langkah antisipasi dini dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan Jakarta sebagai kota global.

Arahan tersebut disampaikan Pramono saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 6 Oktober 2026.

"Sebagai kota global, persoalan kebencanaan ini harus ditangani secara baik dan serius, terutama tindakan preventifnya. Penanganan tidak hanya dilakukan saat bencana terjadi, tetapi diperkuat sejak tahap kesiapsiagaan," ujar Pramono.

Pramono menegaskan, posisi geografis Indonesia yang berada di kawasan Ring of Fire menuntut Jakarta untuk selalu siap menghadapi berbagai ancaman bencana, mulai dari banjir, gempa bumi, hingga dampak erupsi gunung berapi.

Baca Juga: Anak Kali Krukut Hampir 60 Tahun Tak Tersentuh, Pramono Anung: Penataan Menyeluruh Tanpa Penggusuran

Kecepatan pengolahan data dan penyampaian informasi ke masyarakat menjadi faktor krusial untuk meminimalkan risiko dampak bencana.

Ia mencontohkan respons cepat Pemprov DKI saat menghadapi ancaman erupsi Gunung Anak Krakatau beberapa waktu lalu sebagai bentuk kesiapsiagaan yang perlu terus dipertahankan.

"Kita semua masih ingat beberapa bulan yang lalu ketika Anak Krakatau mengalami erupsi, alhamdulillah Jakarta termasuk daerah yang memberikan respons cukup cepat, memberikan tanggapan terhadap hal itu, sehingga ada preventif terhadap hal itu," ujarnya.

Untuk memperkuat sistem cegah dini tersebut, Pemprov DKI mendorong sinergi lintas sektor yang melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BMKG, TNI-Polri, unsur Forkopimda, dunia usaha, hingga jajaran pemerintah daerah di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Baca Juga: Pramono Anung Hadiri U20 Mayors Summit di New York, Penuhi Undangan Zohran Mamdani

"Berbagai peristiwa kebencanaan terjadi, mulai dari bencana alam, gempa bumi, kebakaran hutan, banjir bandang, dan sebagainya dan sebagainya. Ketepatan, kecepatan mengantisipasi menjadi penting, sehingga dengan demikian kenapa saya menyampaikan ini, karena bagaimanapun Jakarta ini juga terletak di daerah yang rawan bencana," lanjutnya.


Berita Terkait


News Update