Identitas Pelari Kalcer yang Terobos COP JRF 2026 Siapa? Ini Sosok dan Permintaan Maafnya

Sabtu 24 Okt 2026, 21:38 WIB
Ilustrasi. Sosok pelari kalcer yang menerobos COP JRF 2026 (Sumber: Generated AI)
Ilustrasi. Sosok pelari kalcer yang menerobos COP JRF 2026 (Sumber: Generated AI)

POSKOTA.CO.ID - Sosok pelari kalcer yang menerobos pembatas Cut-Off Point (COP) Jakarta Running Festival (JRF) 2026 tengah menjadi perbincangan usai rekaman kejadian tersebut beredar di media sosial.

Insiden yang berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026, itu menuai perhatian karena sejumlah pelari dilaporkan berusaha melanjutkan lomba meskipun telah melewati batas waktu yang ditentukan panitia.

Bahkan, beberapa peserta disebut mendorong petugas yang berupaya menghalangi mereka memasuki lintasan.

Jakarta Running Festival 2026 sendiri kembali digelar pada 24–25 Oktober 2026 dengan menghadirkan empat kategori lomba.

Pada hari pertama, Sabtu, 24 Oktober 2026, peserta mengikuti kategori myBCA Jakarta Half Marathon dan Samsung Galaxy 5K.

Sementara itu, kategori HYDROPLUS Marathon dan Le Minerale 10K dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Pelaksanaan hari pertama tidak hanya menjadi perhatian karena antusiasme peserta, tetapi juga akibat insiden yang melibatkan pelari yang tidak dapat melanjutkan perlombaan sesuai ketentuan waktu.

Sejumlah peserta dilaporkan gagal finis karena datang terlambat atau tidak mampu menyelesaikan jarak tempuh dalam batas Cut-Off Time (COT).

Dalam situasi tersebut, petugas berupaya menghalangi pelari yang sudah melewati batas untuk kembali memasuki lintasan.

Namun, sejumlah pelari dilaporkan tetap berusaha menerobos pagar pembatas.

Lantas, sosok pelari kalcer yang menerobos COP Jakarta Running Festival 2026 itu siapa? Berikut informasi mengenai identitas yang beredar.

Baca Juga: Jadwal MotoGP Australia 2026 Minggu 25 Oktober Mulai Jam Berapa dan Live di Mana? Cek Siaran Langsungnya

Apa Itu Cut-Off Point dalam Perlombaan Lari?

Cut-Off Point (COP) dan Cut-Off Time (COT) merupakan istilah yang berkaitan dengan pembatasan waktu atau titik tertentu dalam pelaksanaan perlombaan lari.

Dalam praktiknya, ketentuan tersebut diterapkan untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai jadwal dan pengaturan yang telah ditetapkan penyelenggara.

Cut-Off Time merujuk pada batas waktu yang diberikan kepada peserta untuk menyelesaikan jarak atau mencapai titik tertentu dalam perlombaan.

Sementara itu, Cut-Off Point dapat digunakan untuk merujuk pada titik pemeriksaan atau lokasi di lintasan yang berkaitan dengan penerapan batas waktu tersebut.

Penerapan batas waktu juga membantu penyelenggara mengatur penutupan jalan, mengelola pergerakan peserta, serta mengoordinasikan petugas dan dukungan medis.

Ketentuan ini menjadi bagian dari pengelolaan acara, terutama pada perlombaan yang menggunakan rute jalan raya dan melibatkan banyak peserta.

Peserta yang tidak memenuhi batas waktu perlu mengikuti arahan petugas serta prosedur yang ditetapkan panitia.

Ketentuan teknis mengenai COP dan COT dapat berbeda berdasarkan kategori lomba, sehingga peserta perlu membaca panduan resmi sebelum mengikuti perlombaan.

Pelari kalcer Mochamad Muldan Nurul Yakin yang ramai diperbincangkan usai menerobos pembatas COP JRF 2026 (Sumber: X/@goodnightbondy)

Sosok Pelari Kalcer yang Terobos COP JRF 2026 Siapa?

Pelari yang menjadi sorotan dalam insiden Jakarta Running Festival 2026 tersebut disebut bernama Mochamad Muldan Nurul Yakin.

Salah satu unggahan yang menyoroti peristiwa itu dibagikan melalui media sosial Threads oleh akun @Yap_runner.

Unggahan tersebut turut menarik perhatian warganet yang kemudian membahas insiden penerobosan pembatas di area perlombaan.

Perbincangan mengenai insiden tersebut tidak hanya berfokus pada aksi di lintasan, tetapi juga menyinggung latar belakang sosok yang disebut terlibat.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, Muldan disebut bekerja sebagai Senior Manager Compliance di Bank Rakyat Indonesia (BRI).

"Bu*et mulutnya om, udah nrobos tapi ba*otnya jelek, pedahal Senior Manager Comply bank Bri loh," jelas akun X @xy***.

Namun, informasi mengenai jabatan tersebut belum terverifikasi secara independen.

Muldan Nurul Yakin Sampaikan Permintaan Maaf

Setelah namanya ramai diperbincangkan, Mochamad Muldan Nurul Yakin mengunggah pernyataan permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Dalam pernyataannya, Muldan meminta maaf kepada panitia Jakarta Running Festival, para peserta, dan masyarakat atas tindakan serta perkataannya pada hari pelaksanaan lomba.

Ia juga mengakui bahwa tindakan dan ucapan yang disampaikannya tidak mencerminkan sikap sportif dalam kegiatan olahraga.

Muldan menyatakan menyesali kesalahan yang dilakukan dan bersedia bertanggung jawab atas perbuatannya.

"Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh, selamat sore.

Saya Muldan, saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya dan setulus-tulusnya kepada panitia Jakarta Running Festival serta para peserta dan masyarakat atas tindakan dan perilaku saya pada pagi hari ini.

Tindakan dan ucapan saya tersebut sangatlah tidak mencerminkan norma-norma sportifitas dan sangat tidak pantas untuk dilakukan.

Saya mengakui dan menyesal atas kesalahan tersebut juga bersedia bertanggung jawab atas kesalahan-kesalahan yang saya lakukan.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan pribadi yang saya lakukan, dan bukan mewakili pihak manapun.

Saya janji dan berkomitmen untuk menjadikan peristiwa pagi hari ini sebagai bahan instropeksi saya ke depannya, sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak yang merasa terganggu atas tindakan dan perbuatan saya tersebut," katanya seperti dikutip melalui akun X @go*** yang menggungah ulang dari Instagram pribadinya.


Berita Terkait


News Update