Hadir di Wisuda UNAS, Menko AHY Tekankan 5 Nilai Utama Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu 24 Okt 2026, 18:43 WIB
Pembekalan Wisuda UNAS oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono. (Sumber: Istimewa)
Pembekalan Wisuda UNAS oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono. (Sumber: Istimewa)

POSKOTA.CO.ID - Universitas Nasional (UNAS) menyelenggarakan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu, 24 Oktober 2026.

Sebanyak 804 wisudawan dari delapan fakultas dan 35 program studi resmi dikukuhkan, terdiri dari 684 lulusan program Sarjana, 107 Magister, dan 13 Doktor.

Mengangkat tema "Generasi Pemimpin Indonesia di Era Disrupsi Global: Memperkuat Demokrasi, Inovasi, dan Ketahanan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045", helatan ini dihadiri sejumlah tokoh nasional. Tampak hadir Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Duta Besar Indonesia untuk PBB Umar Hadi, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor, serta Kepala LLDikti Wilayah III Henri Togar Hasiholan Tambunan.

Rektor UNAS, Dr. El Amry Bermawi Putera, menekankan bahwa momen wisuda merupakan titik awal pengabdian intelektual dan sosial yang sesungguhnya di tengah masyarakat. Menurutnya, keberhasilan akademik harus diimbangi dengan etika dan solusi konkret.

Baca Juga: Buka Kejurnas Amatir 2026, Menko AHY Dukung Penuh Kemajuan Combat Sport Indonesia

"Keberhasilan sejati akan terlihat dari apa yang Saudara lakukan dengan ilmu yang Saudara miliki," ujar El Amry dalam pidatonya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengurus YMIK, Ramlan Siregar, mengingatkan pentingnya menjaga relevansi sejarah UNAS yang berdiri sejak 1949.

Di era kecerdasan buatan (AI) dan ketidakpastian geopolitik, lulusan dituntut tidak sekadar adaptif, tetapi juga menjadi penentu arah perubahan.

Sementara itu, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), membekali para lulusan dengan lima nilai kunci dalam menghadapi ketidakpastian global:

Baca Juga: Bekali 384 Peserta P3MD, Menko AHY Ajak Calon Pemimpin BUMN Kawal Pembangunan Nasional

  • Kompetensi
  • Karakter
  • Kreativitas
  • Kolaborasi
  • Kepemimpinan

“Kelima nilai tersebut perlu berjalan beriringan agar lulusan mampu beradaptasi, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” kata AHY.

Ia pun mengajak para wisudawan untuk berani menghadapi perubahan, mengambil peran kepemimpinan serta membangun masa depan Indonesia.

“Ada tiga hal yang ingin saya sampaikan pada kesempatan ini: berani berubah, berani memimpin, dan berani membangun masa depan,” ujarnya.

Baca Juga: Adopsi Standar Global, BKN Sambut Langkah AHY Terapkan Manajemen Talenta ASN

LLDikti Wilayah III Tekankan Integritas dan Adaptasi

Kepala LLDikti Wilayah III, Henri Togar Hasiholan Tambunan menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan mampu menghadapi perubahan zaman.

Menurutnya, lulusan tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu menerapkan ilmu untuk menjawab tantangan masyarakat, mengembangkan kompetensi, dan terus berinovasi.

“Pendidikan tinggi harus mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa gelar akademik bukanlah akhir proses belajar, melainkan awal untuk mengimplementasikan ilmu, mengembangkan potensi diri, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga: Bahas Energi hingga Transportasi Rendah Karbon, Menko AHY Dorong Kemitraan Strategis Indonesia-Swiss

Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat juga diperlukan untuk memperkuat kualitas pendidikan serta daya saing sumber daya manusia Indonesia.

Penguatan Mutu Akademik dan Riset UNAS

Langkah UNAS dalam melahirkan lulusan berdaya saing global didukung oleh peningkatan kualitas kelembagaan secara berkelanjutan:

  • Program Studi Sarjana Manajemen berhasil meraih akreditasi Unggul pada Semester Genap TA 2025/2026.

  • Merekam jejak produktivitas riset dengan total publikasi jurnal terindeks Scopus dan Web of Science mencapai 142 artikel (2024), 108 artikel (2025), dan 49 artikel (hingga September 2026).

  • Memperoleh hibah penelitian Kemendiktisainstek sebesar Rp2,24 miliar serta pendanaan eksternal mitra nasional dan internasional melebihi Rp3,5 miliar.

Apresiasi bagi Wisudawan Terbaik

Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi akademik, UNAS memberikan apresiasi kepada wisudawan terbaik dari jenjang Sarjana, Magister, dan Doktor.

Baca Juga: Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Menko AHY Dorong Kunci Bersama jadi Model Aglomerasi Polisentris Jabar-Jateng

Penetapan dilakukan berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), masa studi, serta prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Adapun daftar wisudawan terbaik dan peraih penghargaan, antara lain:

  • Nurul Azmi dari Program Studi Administrasi Publik meraih IPK 3,98

  • Annisya Fitriani dari Program Studi Ilmu Komunikasi meraih IPK 4,00

  • Irmon Machmud dari Program Doktor Ilmu Politik meraih IPK 3,84

  • Ady Kristanto dari Program Studi Magister Biologi meraih IPK 4,00

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas ketekunan, kedisiplinan, dan komitmen para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan.

UNAS berharap prestasi tersebut menginspirasi lulusan untuk terus mengembangkan kompetensi, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi nyata di lingkungan profesional maupun masyarakat.

Melalui Wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026, UNAS menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu akademik, penelitian, inovasi, dan kerja sama strategis.

Dengan dukungan perguruan tinggi, pemerintah, dunia profesional, dan masyarakat, para lulusan diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang kompeten, berkarakter, serta adaptif dalam menghadapi perubahan global dan berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045.


Berita Terkait


News Update