Baca Juga: Bahas Energi hingga Transportasi Rendah Karbon, Menko AHY Dorong Kemitraan Strategis Indonesia-Swiss
Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat juga diperlukan untuk memperkuat kualitas pendidikan serta daya saing sumber daya manusia Indonesia.
Penguatan Mutu Akademik dan Riset UNAS
Langkah UNAS dalam melahirkan lulusan berdaya saing global didukung oleh peningkatan kualitas kelembagaan secara berkelanjutan:
Program Studi Sarjana Manajemen berhasil meraih akreditasi Unggul pada Semester Genap TA 2025/2026.
Merekam jejak produktivitas riset dengan total publikasi jurnal terindeks Scopus dan Web of Science mencapai 142 artikel (2024), 108 artikel (2025), dan 49 artikel (hingga September 2026).
Memperoleh hibah penelitian Kemendiktisainstek sebesar Rp2,24 miliar serta pendanaan eksternal mitra nasional dan internasional melebihi Rp3,5 miliar.
Apresiasi bagi Wisudawan Terbaik
Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi akademik, UNAS memberikan apresiasi kepada wisudawan terbaik dari jenjang Sarjana, Magister, dan Doktor.
Penetapan dilakukan berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), masa studi, serta prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Adapun daftar wisudawan terbaik dan peraih penghargaan, antara lain:
Nurul Azmi dari Program Studi Administrasi Publik meraih IPK 3,98
Annisya Fitriani dari Program Studi Ilmu Komunikasi meraih IPK 4,00
Irmon Machmud dari Program Doktor Ilmu Politik meraih IPK 3,84
Ady Kristanto dari Program Studi Magister Biologi meraih IPK 4,00
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas ketekunan, kedisiplinan, dan komitmen para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan.
UNAS berharap prestasi tersebut menginspirasi lulusan untuk terus mengembangkan kompetensi, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi nyata di lingkungan profesional maupun masyarakat.
Melalui Wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026, UNAS menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu akademik, penelitian, inovasi, dan kerja sama strategis.
Dengan dukungan perguruan tinggi, pemerintah, dunia profesional, dan masyarakat, para lulusan diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang kompeten, berkarakter, serta adaptif dalam menghadapi perubahan global dan berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045.
