Dampak El Nino, Ratusan KK di Depok dan Bojonggede Alami Krisis Air Bersih

Selasa 15 Sep 2026, 14:19 WIB
Petugas bantuan memberikan air bersih kepada warga saat situasi kemarau yang menyebabkan krisis air bersih di Depok. (Sumber: Pos Kota/ Angga)
Petugas bantuan memberikan air bersih kepada warga saat situasi kemarau yang menyebabkan krisis air bersih di Depok. (Sumber: Pos Kota/ Angga)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kota Depok dan Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Menanggapi situasi ini, tim gabungan dari unsur TNI, Polri, PDAM, hingga BPBD mulai menerjunkan bantuan pasokan air bersih bagi warga terdampak.

Berdasarkan data penyaluran bantuan dari jajaran Polsek Bojongsari, Polsek Beji, dan Polsek Bojonggede, tercatat sedikitnya 348 Kepala Keluarga (KK) terpapar kekeringan. Untuk meringankan beban warga, sebanyak 15.000 liter air bersih telah didistribusikan ke lokasi-lokasi terdampak.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Denny Romulo, mengonfirmasi bahwa koordinasi antarinstansi terus dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya krisis air.

Baca Juga: Kemarau Ekstrem Landa Jakarta, BPBD Waspadai Kebakaran dan Krisis Air Bersih

"Kami akan terus berupaya dan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga yang wilayahnya mulai mengalami kekeringan," ujar Denny, Selasa, 15 September 2026.

Denny menambahkan, rujukan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan puncak musim kemarau di Indonesia berlangsung pada periode Juli hingga September 2026.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap berhemat air dan mengambil tindakan antisipasi guna menekan risiko kerugian akibat El Nino.

Untuk wilayah Kota Depok sendiri, pihak DPKP mencatat Kelurahan Kemiri Muka RW 15 menjadi salah satu titik pemukiman yang mengalami penurunan pasokan air tanah cukup signifikan.

Baca Juga: Antisipasi Musim Kemarau, BPBD DKI Waspadai Risiko Kebakaran dan Krisis Air Bersih

"Data yang kami terima saat ini wilayah yang sudah alami kekeringan air baru ada di Kelurahan Kemiri Muka RW 15," bebernya.

Rincian Sebaran Warga Terdampak dan Butuh Bantuan Air Bersih

Penyaluran air bersih yang bersumber dari pasokan PMI Kota Depok, PDAM Tirta Asasta, dan BPBD Kabupaten Bogor tersebut terbagi di beberapa titik, yaitu:

  • Kecamatan Beji (Kota Depok): 48 KK di Jalan Kemiri Sawah RT 01/RW 15, Kelurahan Kemiri Muka.
  • Kecamatan Bojongsari (Kota Depok): 50 KK di wilayah RT 03/RW 02, Sawangan.
  • Kecamatan Bojonggede (Kabupaten Bogor): Total 200 KK yang tersebar di Kp. Durenbaru RT 07/RW 07 (Desa Susukan) dan Kampung Sawah RT 02/RW 08 (Desa Bojonggede).

Berita Terkait


News Update