POSKOTA.CO.ID - Persija Jakarta harus mencari stadion alternatif untuk menghadapi Java United pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027.
Macan Kemayoran tidak dapat menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu, 19 September 2026, pukul 19.00 WIB, setelah stadion tersebut disterilkan untuk persiapan FIFA ASEAN Cup 2026.
Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Persija. Pasalnya, tim asuhan Shin Tae-yong baru saja meraih kemenangan penting atas Persib Bandung dengan skor 2-1 di SUGBK, Sabtu (12/9).
Hasil tersebut mengakhiri penantian panjang Macan Kemayoran dalam duel melawan rivalnya sekaligus menjaga posisi mereka di papan atas klasemen.
Baca Juga: Update Klasemen Sementara BRI Super League 2026/2027 Pasca Hasil PSM Makassar vs Arema FC Hari Ini
Persija Jakarta Kehilangan Markas Setelah Menang atas Persib
Kemenangan atas Persib berlangsung dramatis. Alexander Jeremejeff membawa Persija unggul pada menit ke-42. Persib kemudian menyamakan kedudukan melalui Balsa Sekulic pada menit ke-82.
Ketika pertandingan terlihat akan berakhir imbang, Ivan Mamut mencetak gol pada masa injury time. Persija pun mengamankan kemenangan 2-1 dan mengoleksi enam poin dari dua pertandingan, yang menempatkan mereka di posisi ketiga klasemen.
Momentum tersebut harus berlanjut ketika Persija menghadapi Java United. Namun, rencana bermain di SUGBK tidak dapat direalisasikan karena adanya persiapan turnamen internasional.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjelaskan alasan stadion harus dikosongkan dari aktivitas pertandingan.
"Nanti setelah pertandingan Persija-Persib tidak boleh dipakai lagi untuk 10 hari kalau tidak salah, supaya rumputnya bisa recover," kata Erick Thohir.
Dengan demikian, Persija perlu memastikan stadion pengganti dalam waktu yang tidak terlalu panjang sebelum laga pekan ketiga digelar.
SUGBK Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Sterilisasi SUGBK dilakukan sebagai bagian dari persiapan Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026.
SUGBK akan menjadi lokasi pertandingan Grup A yang dihuni Indonesia, Bangladesh, Malaysia, dan Singapura. Sementara itu, Grup B dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
PSSI juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung untuk peserta Grup A. Lapangan A-B GBK, Stadion Madya, dan Stadion PTIK akan digunakan sebagai lokasi latihan.
Persiapan ini membuat penggunaan SUGBK untuk pertandingan klub harus dihentikan sementara. Keputusan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kondisi rumput menjadi bagian penting dalam persiapan turnamen berskala internasional.
Pilihan Stadion Alternatif Persija Jakarta
Persija bukan kali pertama harus berpindah markas ketika menjalani pertandingan kandang. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Macan Kemayoran pernah menggunakan sejumlah stadion di luar Jakarta.
Berikut beberapa stadion yang pernah menjadi pilihan Persija:
- Stadion Patriot Bekasi — Salah satu alternatif kandang Persija ketika tidak dapat menggunakan stadion di Jakarta.
- Stadion Manahan Solo — Pernah menjadi lokasi pertandingan kandang Macan Kemayoran.
- Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali — Termasuk stadion yang pernah digunakan Persija dalam situasi serupa.
- Stadion Segiri Samarinda — Juga pernah menjadi pilihan markas sementara Persija.
Belum ada kepastian stadion mana yang akan digunakan untuk menjamu Java United. Persija harus mempertimbangkan kesiapan lapangan, akses penonton, serta kebutuhan pertandingan sebelum menetapkan venue.
Baca Juga: Jadwal Voli Putra dan Putri Indonesia Asian Games 2026: Tanggal Main, Lawan, dan Live di Mana?
Menjaga Momentum di Tengah Perubahan Venue
Perubahan stadion tentu menjadi pekerjaan tambahan bagi Persija. Bermain di kandang sendiri bukan hanya soal lokasi pertandingan, tetapi juga berkaitan dengan dukungan suporter dan kenyamanan tim.
Meski begitu, kemenangan atas Persib menjadi modal penting sebelum menghadapi Java United. Dengan enam poin dari dua pertandingan, Persija memiliki peluang untuk terus bersaing di papan atas BRI Super League 2026/2027.
Kini, perhatian Macan Kemayoran tidak hanya tertuju pada persiapan taktik dan kondisi pemain. Penentuan stadion alternatif juga menjadi bagian penting agar laga pekan ketiga tetap berjalan sesuai jadwal.
Persija dijadwalkan menghadapi Java United pada Sabtu (19/9) pukul 19.00 WIB. Sementara SUGBK dipersiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026, Macan Kemayoran harus mencari rumah sementara demi melanjutkan perjalanan positif mereka di kompetisi domestik.
