Erupsi tersebut berlangsung selama 17 detik dan berhasil terekam oleh seismograf.
Berdasarkan catatan yang tersedia, amplitudo maksimum pada erupsi terbaru tercatat sebesar 50 mm.
Sementara itu, tinggi kolom erupsi tidak teramati. Kondisi tersebut membuat parameter erupsi terbaru lebih banyak mengacu pada hasil pencatatan instrumen pemantauan.
Dengan demikian, sejak pukul 05.08 WIB hingga 11.34 WIB, Gunung Anak Krakatau telah mengalami empat kali erupsi yang tercatat pada hari yang sama.
