Ia juga menyebut sekitar 170 ribu guru non-ASN akan mendapat kesempatan mengikuti tes CPNS mulai tahun anggaran 2027.
“Itu juga akan diberikan kesempatan untuk mengikuti tes CPNS mulai tahun anggaran 2027 atau mulai awal Januari 2027,” katanya.
Bagaimana Arah PPPK Guru Mulai 2027?
Ada satu bagian lain yang tak kalah penting. PPPK paruh waktu disebut akan diarahkan menjadi PPPK penuh waktu mulai 2027.
Jika kebijakan tersebut berjalan sesuai rencana, perbedaan status berdasarkan skema paruh waktu dan penuh waktu akan semakin berkurang. Sementara itu, guru yang ingin menjadi PNS tetap harus mengikuti jalur seleksi CPNS.
Setidaknya ada beberapa kelompok guru yang perlu memperhatikan perkembangan kebijakan ini:
- Guru non-ASN, yang berpeluang mengikuti seleksi CPNS sesuai persyaratan.
- PPPK penuh waktu, yang dapat mengikuti seleksi apabila ingin beralih menjadi PNS.
- PPPK paruh waktu, yang diarahkan menuju status PPPK penuh waktu.
- Calon guru ASN baru, yang kebutuhan formasinya mulai diarahkan melalui rekrutmen CPNS.
Baca Juga: Pendaftaran CPNS Guru 2026 Kapan Dibuka? Simak Syarat dan Cara Daftarnya
Apakah Rekrutmen PPPK Guru Berakhir?
Belum bisa disimpulkan bahwa rekrutmen PPPK guru benar-benar berakhir. Pernyataan pemerintah sejauh ini lebih menunjukkan perubahan arah pengadaan guru baru, sementara penataan guru yang sudah ada tetap berjalan melalui mekanisme tersendiri.
Kunci berikutnya ada pada formasi dan aturan teknis yang ditetapkan untuk seleksi 2027. Guru non-ASN maupun PPPK yang ingin menjadi PNS sebaiknya mengikuti informasi resmi pemerintah agar tidak salah memahami persyaratan maupun tahapan seleksi.
Dengan rencana 526 ribu formasi tersebut, 2027 berpotensi menjadi tahun penting bagi penataan status guru di Indonesia.
