Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemkot Depok Terapkan PJJ TK–SMP pada 7–8 September 2026

Senin 07 Sep 2026, 11:07 WIB
Wali Kota Depok Supian Suri saat menghadiri kegiatan masyarakat di Depok. (Sumber: Pos Kota/Angga)
Wali Kota Depok Supian Suri saat menghadiri kegiatan masyarakat di Depok. (Sumber: Pos Kota/Angga)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Kota Depok resmi memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh siswa jenjang TK, SD, hingga SMP pada Senin, 7 September 2026 dan Selasa, 8 September 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap bahaya paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mulai melanda wilayah Depok.

Wali Kota Depok, Supian Suri, menyatakan bahwa pelaksanaan PJJ selama dua hari ini akan dievaluasi secara berkala sebelum menentukan langkah selanjutnya.

"Setelah 8 September 2026, PJJ terakhir akan kami evaluasi kembali. Apakah KBM bisa kembali berjalan normal seperti biasa atau memang masih perlu diperpanjang," kata Supian Suri kepada awak media, Senin, 7 September 2026.

Baca Juga: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Hari Ini 7 September 2026 Mengarah ke Mana? Cek Peta Sebaran Lewat HP

ASN Tetap Ngantor, Apel Dialihkan dalam Ruangan

Berbeda dengan sektor pendidikan, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Depok dipastikan tetap bekerja dari kantor (work from office). Namun, Supian meminta seluruh ASN untuk meningkatkan kewaspadaan kesehatan.

Kegiatan rutin seperti apel pagi tetap berlangsung, tetapi dialihkan penuh ke dalam ruangan guna meminimalkan paparan udara luar.

"Untuk ASN tetap masuk seperti biasa. Jangan lupa menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Mari kita jaga kesehatan dan berdoa agar kondisi ini cepat berlalu," tambah Supian.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono, menjelaskan bahwa intensitas abu vulkanik Anak Krakatau di wilayah Depok saat ini sebenarnya masih tergolong ringan.

Meski begitu, partikel debu halus tersebut berpotensi tinggi memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), khususnya pada anak-anak.

Oleh karena itu, Disdik mengimbau para orang tua untuk membatasi aktivitas anak di luar rumah selama masa PJJ.

"Debu vulkanik ini sifatnya halus dan riskan mengganggu pernapasan. Kami minta orang tua memantau anak-anaknya agar tetap belajar di dalam rumah. Jika memang terpaksa keluar, wajib menggunakan masker," tegas Wahid.


Berita Terkait


News Update