Secara visual, cuaca di sekitar Gunung Anak Krakatau terpantau berawan hingga mendung dengan angin lemah-sedang ke arah barat laut. Asap kawah tidak teramati secara langsung, namun fenomena lava fountain terlihat jelas pada malam hari. Kamera CCTV pengamatan di lapangan dilaporkan mati akibat terkena lontaran material erupsi.
Menyikapi peningkatan aktivitas ini, PVMBG mengimbau masyarakat, wisatawan, maupun pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau melakukan aktivitas apa pun dalam radius aman 3 kilometer dari kawah aktif.
Meskipun getaran dan suara gemuruh dirasakan cukup hebat di beberapa kecamatan di Pandeglang, hingga berita ini diturunkan belum ada laporan resmi terkait kerusakan bangunan akibat erupsi tersebut.
