Setelah pensiun dari Microsoft pada 2014, Ballmer membeli klub NBA Los Angeles Clippers dengan harga US$2 miliar atau sekitar Rp36 triliun.
Forbes kini menilai nilai klub tersebut mencapai sekitar US$7,5 miliar atau Rp135 triliun.
Ballmer juga mengeluarkan US$2 miliar atau sekitar Rp36 triliun untuk membangun stadion.
Ketika pensiun, Ballmer memiliki sekitar 4 persen saham Microsoft dan mempertahankan sebagian besar kepemilikannya. Ia juga menyebut dirinya sebagai pemegang saham individu terbesar Microsoft.
Di bidang filantropi, aktivitas Ballmer meningkat sejak 2014. Hingga kini, keluarga Ballmer disebut telah memberikan lebih dari US$6,5 miliar atau sekitar Rp117 triliun.
10. Amancio Ortega – US$148,2 Miliar
Amancio Ortega menjadi satu-satunya nama dari industri fesyen yang masuk dalam daftar 10 orang terkaya dunia.
Kekayaannya mencapai US$148,2 miliar atau sekitar Rp2.667,6 triliun.
Ortega merupakan salah satu pendiri Inditex, perusahaan yang menaungi jaringan fesyen Zara. Ia mendirikan perusahaan tersebut bersama mantan istrinya, Rosalia Mera, pada 1975.
Sebagai salah satu pelopor fast fashion, Ortega kini memiliki sekitar 60 persen saham Inditex yang tercatat di bursa Madrid.
Inditex menaungi tujuh merek, termasuk Zara, Massimo Dutti, dan Pull & Bear. Perusahaan tersebut memiliki sekitar 5.000 toko di berbagai negara.
Pada 2022, putri Ortega, Marta Ortega Pérez, menjadi chairperson Inditex setelah sebelumnya bekerja selama 15 tahun di perusahaan tersebut.
Selain dari kepemilikan saham, Ortega juga memperoleh dividen lebih dari US$400 juta atau sekitar Rp7,2 triliun setiap tahun.
