POSKOTA.CO.ID - Platform Twitter.now hadir dengan membawa kembali identitas Twitter yang dikenal publik sebelum rebranding menjadi X.
Twitter sendiri selama bertahun-tahun dikenal sebagai platform mikroblogging yang memungkinkan pengguna menyampaikan informasi melalui unggahan singkat.
Istilah seperti "tweet", "retweet", dan logo burung biru menjadi bagian yang sangat melekat dengan identitas platform tersebut.
Setelah Elon Musk mengambil alih perusahaan pada 2022, berbagai perubahan dilakukan, termasuk mengganti nama Twitter menjadi X dan mengubah identitas visual perusahaan.
Bagi sebagian pengguna internet, kemunculan Twitter.now bukan hanya soal hadirnya platform baru.
Nama tersebut membawa unsur nostalgia terhadap Twitter sebelum berganti menjadi X.
Lantas, Twitter.now punya siapa? Benarkah platform tersebut merupakan bagian dari bisnis Elon Musk setelah perubahan Twitter menjadi X? Atau justru ada perusahaan lain yang berada di balik kemunculannya?
Berikut fakta mengenai Twitter.now, Operation Bluebird, sosok Stephen Coates, serta alasan startup tersebut berupaya menghidupkan kembali nama Twitter di tengah dominasi X.
Baca Juga: PLN UID Jakarta Raya Sukses Nyalakan Listrik Serentak untuk 1.900 Pelanggan
Twitter.now Punya Siapa?
Twitter.now merupakan platform media sosial yang dikembangkan oleh Operation Bluebird, Inc., sebuah perusahaan independen yang berbasis di Virginia, Amerika Serikat.
Salah satu sosok penting di balik Operation Bluebird adalah Stephen Coates.
