Harta Kekayaan Jhon LBF Berapa? Ini Gurita Bisnis Pengusaha yang Disebut Bantu Ruben Onsu Hadapi Kerugian Rp3,5 Miliar

Senin 31 Agu 2026, 18:03 WIB
Harta kekayaan Jhon LBF tengah disorot usai namanya disebut dalam perkara yang tengah menyeret presenter sekaligus pengusaha Ruben Onsu. (Sumber: Instagram/@jhonlbf_)
Harta kekayaan Jhon LBF tengah disorot usai namanya disebut dalam perkara yang tengah menyeret presenter sekaligus pengusaha Ruben Onsu. (Sumber: Instagram/@jhonlbf_)

POSKOTA.CO.ID - Harta kekayaan Jhon LBF tengah disorot usai namanya disebut dalam perkara yang tengah menyeret presenter sekaligus pengusaha Ruben Onsu.

Jhon LBF dikabarkan bersedia membantu Ruben Onsu menyelesaikan persoalan kerugian materiil yang nilainya mencapai Rp3,5 miliar.

Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi senilai Rp3,5 miliar yang dilaporkan oleh korban berinisial DM.

Informasi tersebut disampaikan oleh pengacara Ruben, Machi Achmad, di Polres Metro Jakarta Selatan.

Kasus itu sendiri masih dalam proses penyidikan sehingga berbagai informasi yang beredar perlu dilihat berdasarkan keterangan pihak-pihak terkait.

Kehadiran Jhon LBF dalam perkara tersebut kemudian menarik perhatian publik.

Lantas, harta kekayaan Jhon LBF sebenarnya berapa? Bisnis apa saja yang dimilikinya dan bagaimana perjalanan pengusaha tersebut hingga dikenal luas seperti sekarang?

Simak profil, gurita bisnis, serta informasi mengenai kekayaan Jhon LBF selengkapnya dalam artikel berikut.

Lantas, Jhon LBF sebenarnya siapa dan harta kekayaannya berapa? Berikut profil serta sejumlah bisnis yang dikaitkan dengan pengusaha tersebut.

Baca Juga: Hengki Haryadi Siapa? Ini Rekam Jejak Kapolda Papua Barat Daya yang Pernah Tangkap Hercules

Jhon LBF Siapa?

Jhon LBF dikenal sebagai nama yang digunakan Henry Kurniadi Sutikno dalam aktivitas bisnis dan media sosial.

Ia merupakan pengusaha yang perjalanan kariernya tidak terlepas dari berbagai pengalaman dalam membangun usaha.

Sebelum dikenal luas seperti sekarang, Jhon LBF mengaku pernah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 2019.

Kondisi tersebut menjadi salah satu titik balik dalam perjalanan kehidupannya sebelum kemudian fokus mengembangkan bisnis.

Perjalanan membangun usaha juga tidak selalu berjalan mulus. Pada tahap awal merintis bisnis, Jhon LBF mengaku sempat mendapatkan hinaan dan komentar negatif dari sejumlah pihak.

Alih-alih berhenti, pengalaman tersebut justru dijadikan sebagai motivasi untuk memperbaiki kondisi kehidupan sekaligus mengembangkan berbagai usaha.

Salah satu langkah awalnya dilakukan dengan mendirikan PT Lima Sekawan Indonesia yang bergerak dalam bidang jasa pengurusan pelunasan perusahaan.

Dari bisnis tersebut, dirinya kemudian mengembangkan sejumlah lini usaha lainnya.

Seiring perkembangan usahanya, Jhon LBF tidak hanya berfokus pada satu bidang.

Ia mengembangkan bisnis yang mencakup sektor konstruksi, jasa legalitas dan perizinan, perpajakan, perawatan kulit hingga hiburan.

Beberapa nama bisnis yang dikaitkan dengannya kemudian semakin dikenal masyarakat karena aktivitas promosi melalui media sosial.

Jhon LBF juga aktif membagikan konten yang berisi motivasi dan pengalaman dalam membangun usaha.

Dia juga kerap memperlihatkan aktivitas bersama para karyawan. Gaya komunikasi yang dekat dengan pekerja menjadi salah satu karakter yang sering terlihat dalam konten-kontennya.

Popularitas di media sosial tersebut kemudian ikut memperluas jangkauan berbagai bisnis yang dijalankannya.

Di balik perkembangan sejumlah usaha yang dimilikinya, perjalanan bisnis Jhon LBF juga tidak sepenuhnya berjalan tanpa hambatan.

Ia sempat mengalami kegagalan ketika mencoba mengembangkan beberapa perusahaan.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses panjang dalam membangun bisnis.

Kegagalan dalam menjalankan usaha kemudian disebut menjadi salah satu pengalaman yang membentuk cara Jhon LBF dalam mengelola bisnis.

Seiring waktu, ia kembali mengembangkan usaha di berbagai sektor hingga namanya dikenal sebagai salah satu pengusaha yang aktif di media sosial.

Baca Juga: Kronologi Penggerebekan Industri Rumahan Sabu dan Ekstasi di Lampung Selatan, 8 Orang Ditangkap

Harta Kekayaan Jhon LBF Berapa?

Pertanyaan mengenai harta kekayaan Jhon LBF kembali muncul setelah ia disebut bersedia membantu Ruben Onsu menghadapi persoalan kerugian Rp3,5 miliar.

Namun, hingga kini belum terdapat informasi resmi dan terverifikasi mengenai total kekayaan Jhon LBF.

Nilai aset pribadi, rekening, properti, maupun keseluruhan kepemilikan bisnisnya juga tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan jumlah perusahaan yang dijalankan.

Karena itu, besaran harta kekayaan Jhon LBF tidak bisa disebutkan secara pasti.

Meski demikian, sejumlah lini bisnis yang dikaitkan dengan Jhon LBF menunjukkan bahwa aktivitas usahanya cukup beragam. Berikut beberapa bisnis yang disebut berkaitan dengan Jhon LBF.

1. PT Lima Sekawan Indonesia atau Hive Five

PT Lima Sekawan Indonesia atau dikenal dengan nama Hive Five merupakan perusahaan yang bergerak di bidang legalitas dan pengurusan perizinan pendirian perusahaan.

Perusahaan tersebut juga menyediakan layanan konsultasi bisnis bagi para pelaku usaha. Dalam perusahaan ini, Jhon LBF disebut menjabat sebagai Komisaris.

Bisnis jasa legalitas dan konsultasi tersebut menjadi salah satu bagian dari aktivitas usaha Jhon LBF yang berkaitan langsung dengan kebutuhan pelaku bisnis.

2. Jhonkontraktor.co

Jhon LBF juga memiliki lini usaha di bidang konstruksi yang dikenal dengan nama Jhonkontraktor.co.

Bisnis tersebut bergerak dalam penyediaan jasa pembangunan dan konstruksi.

Layanannya mencakup pembangunan rumah, pabrik, gudang, hingga pengerjaan tangki besi dan konstruksi baja.

Sektor konstruksi menjadi salah satu bidang yang memiliki cakupan usaha cukup luas karena melibatkan berbagai kebutuhan pembangunan, baik untuk individu maupun perusahaan.

3. Jhontax.co

Selain konstruksi, Jhon LBF juga mengembangkan usaha di bidang perpajakan melalui Jhontax.co.

Layanan yang ditawarkan mencakup jasa akuntansi dan konsultasi perpajakan bagi pelanggan. Bisnis tersebut berada di bawah naungan PT Lima Sekawan Indonesia.

Kehadiran lini usaha di bidang perpajakan membuat portofolio bisnis Jhon LBF semakin beragam, khususnya dalam memberikan layanan kepada pelaku usaha.

4. Jhontainment

Jhon LBF juga merambah sektor hiburan melalui Jhontainment.

Perusahaan tersebut disebut bergerak dalam pengelolaan bisnis hiburan dan musik.

Selain itu, terdapat pula usaha coffee shop yang berada dalam lini bisnis tersebut.

Masuknya Jhon LBF ke sektor hiburan menjadi bagian dari ekspansi bisnisnya di luar bidang jasa dan konstruksi.

5. Jhonskin.co

Bisnis lainnya yang dikaitkan dengan Jhon LBF adalah Jhonskin.co yang bergerak di sektor perawatan kulit.

Bisnis kecantikan dan perawatan kulit menjadi salah satu sektor yang berkembang seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap produk dan layanan perawatan diri.

Jhonskin.co kemudian menjadi salah satu lini usaha yang melengkapi portofolio bisnis Jhon LBF.

6. Mevol.id

Jhon LBF juga memiliki bisnis di sektor rokok elektrik melalui merek Mevol.id.

Bisnis tersebut menawarkan produk rokok elektrik jenis pod dengan merek Mevol.

Kehadiran bisnis ini memperlihatkan bahwa lini usaha Jhon LBF tidak hanya bergerak pada sektor jasa, konstruksi, dan hiburan.

Namun, nilai omzet, keuntungan, serta kontribusi masing-masing bisnis terhadap kekayaan pribadi Jhon LBF tidak dapat diketahui secara pasti tanpa data keuangan yang terverifikasi.

Dengan sejumlah bisnis yang bergerak di berbagai sektor, tidak mengherankan jika publik kemudian penasaran dengan jumlah harta kekayaan Jhon LBF.

Meski demikian, banyaknya bisnis tidak secara otomatis menunjukkan besaran kekayaan pribadi seseorang.

Nilai perusahaan, omzet, aset perusahaan, keuntungan, dan aset pribadi merupakan hal yang berbeda.

Sampai saat ini, belum ada data resmi yang dapat memastikan berapa total harta kekayaan Jhon LBF.

Karena itu, angka kekayaan yang beredar di media sosial perlu disikapi secara hati-hati apabila tidak disertai sumber yang dapat diverifikasi.


Berita Terkait


News Update