NTT, POSKOTA.CO.ID - PT Telkom Akses, anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengerahkan lebih dari 150 teknisi untuk memulihkan infrastruktur jaringan telekomunikasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pascadampak bencana gempa bumi.
Berkat aksi tanggap cepat tersebut, konektivitas dan layanan digital TelkomGroup di seluruh wilayah NTT berhasil pulih secara penuh hanya dalam waktu tiga hari. Direktur Utama Telkom Akses, Irphan Wijaya menegaskan pentingnya percepatan pemulihan komunikasi bagi wilayah terdampak bencana.
“Dalam kondisi bencana, konektivitas bukan lagi sekadar layanan, melainkan kebutuhan vital bagi masyarakat. Kami memastikan tim di lapangan bergerak cepat memulihkan infrastruktur jaringan agar masyarakat tetap terhubung,” kata Irphan dalam keterangannya.
Proses perbaikan di lapangan dihadapkan pada medan ekstrem. Di wilayah Ende, misalkan, penarikan dan penyambungan kabel harus dilakukan di area rawan longsor serta berbatasan langsung dengan jurang.
Baca Juga: Telkom Solution Perkuat B2B ICT, Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise di Kawasan Asia Pasifik
Di tengah desakan pemulihan yang cepat, Telkom Akses menerapkan standar Health, Safety, and Environment (HSE) secara ketat demi menjamin keselamatan para pekerja. Penggunaan alat pelindung diri, komunikasi antarpersonel, pemeriksaan kondisi lingkungan, hingga penerapan prosedur kerja menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap penanganan gangguan.
"Kami mengapresiasi dedikasi para teknisi di NTT. Namun, yang tidak kalah penting, seluruh teknisi harus tetap mengutamakan keselamatan kerja," ujarnya.
Kehadiran teknisi di lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat dapat kembali terhubung. Bagi warga yang sedang melalui masa pemulihan, jaringan telekomunikasi membantu mereka menghubungi keluarga, memperoleh informasi, berkoordinasi, hingga kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
Pemantauan Pascapemulihan di Lintas Flores
Usai seluruh site di NTT kembali beroperasi normal, tim teknisi Telkom Akses tidak langsung ditarik. Pemantauan intensif dan siaga operasional 24 jam terus dilanjutkan, khususnya di wilayah operasional Flores, guna mengawal fase normalisasi serta mengantisipasi potensi gangguan susulan.
Baca Juga: TelkomGroup Salurkan Bantuan Kemanusiaan Capai Rp1,3 Miliar untuk Warga Terdampak Gempa NTT
Kembalinya akses telekomunikasi ini terbukti krusial dalam mendukung kelancaran koordinasi petugas kebencanaan serta membantu warga berkomunikasi dengan keluarga pascabencana.
