Cara penyampaian semacam ini terasa berbeda dari kampanye antikorupsi yang biasanya menggunakan poster, spanduk, atau imbauan formal. Pesan dibuat singkat dan dekat dengan aktivitas penumpang sehingga lebih mudah menarik perhatian.
Di ruang publik seperti MRT, pendekatan tersebut juga memiliki peluang untuk menjangkau banyak orang dari berbagai latar belakang.
Kenapa Stiker Ini Mudah Bikin Salfok?
Ada beberapa alasan mengapa pesan sederhana di lantai bisa mencuri perhatian penumpang.
Kalimatnya langsung dan mudah dipahami
Tidak membutuhkan penjelasan panjang. Orang yang melihatnya bisa langsung mengetahui maksud pesan tersebut.
Ditempatkan di lokasi yang tidak biasa
Tulisan pada lantai membuat penumpang secara alami memperhatikannya ketika sedang berjalan.
Mengajak orang ikut berinteraksi
Kata “injak” membuat pesan tersebut terasa seperti ajakan, bukan sekadar informasi.
Baca Juga: Demo 27 Agustus 2026 dari Jam Berapa Sampai Jam Berapa? Cek Jadwal Lengkapnya
Mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat
Korupsi bukan hanya persoalan hukum atau pemerintahan. Dampaknya dapat berkaitan dengan kepentingan publik dan kehidupan sehari-hari.
Pesannya mudah diingat
Kalimat pendek dan provokatif secara positif membuat orang lebih mudah mengingat kampanye tersebut.
Menariknya, kekuatan pesan ini justru terletak pada kesederhanaannya. Di tengah banyaknya informasi yang berseliweran di ruang publik, sebuah kalimat pendek terkadang lebih mudah membuat orang berhenti dan berpikir.
Pesan antikorupsi seperti ini setidaknya mengingatkan bahwa sikap terhadap korupsi tidak harus selalu ditunjukkan melalui aksi besar. Kepedulian juga bisa dimulai dari hal sederhana, termasuk tidak bersikap cuek terhadap persoalan yang menyangkut kepentingan bersama.
