Menurutnya, momentum BATIC menjadi kesempatan bagi TelkomGroup dan seluruh delegasi untuk memperluas jejaring bisnis, mempertemukan kebutuhan industri dengan kapabilitas yang dimiliki, serta mendorong lahirnya inovasi baru yang mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.
"Melalui penguatan kabel laut dan cakupan konektivitas lintas batas, TelkomGroup berkomitmen membangun fondasi digital masa depan. Telin saat ini semakin kuat sebagai salah satu pemain infrastruktur digital di tingkat regional dan global, khususnya melalui bisnis kabel laut internasional yang terus tumbuh signifikan. Harapannya melalui BATIC, pemain global yang berpartisipasi akan semakin yakin bahwa TelkomGroup adalah partner yang tepat untuk pengembangan digital dan kolaborasi yang seluas-luasnya. Kegiatan ini pun merupakan wujud komitmen Telkom untuk fokus bermain di segmen bisnis B2B, di mana Telin sendiri merupakan perpanjangan Telkom untuk menggarap bisnis B2B dan menjadi penyedia layanan bagi pelanggan internasional,” ujarnya.
Sebagai salah sebuah terobosan utama pada tahun ini, BATIC menghadirkan ignitePRO, sebuah executive conference yang secara khusus membahas transformasi enterprise di era Autonomous AI. ignitePRO 2026 membawa tema “The Enabled Enterprise”, yang diperuntukkan bagi para pemimpin bisnis dan teknologi untuk mengeksplorasi implementasi AI, cloud, keamanan siber, tata kelola, hingga infrastruktur digital yang menjadi fondasi organisasi dalam mengakselerasi adopsi AI pada skala enterprise.
Bersama rangkaian konferensi utama BATIC yang mengangkat isu konektivitas bawah laut, komunikasi berbasis AI, inovasi cloud, serta pengembangan ekosistem digital, ignitePRO diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi para pemangku kepentingan untuk mempercepat transformasi digital di kawasan.
Chief Executive Officer Telin Abdul Rahman Ansyori menyampaikan, penyelenggaraan BATIC yang kini memasuki tahun ke-11 merupakan bagian dari perjalanan panjang Telin dalam membangun platform kolaborasi Internasional yang terus berevolusi mengikuti dinamika industri digital.
"BATIC secara konsisten bertransformasi menjadi platform kolaborasi regional paling berpengaruh, baik dari sisi penyelenggaraan maupun tema dan ekosistem yang terlibat. Tahun ini, lewat hadirnya ignitePRO, kami ingin memfasilitasi kebutuhan enterprise akan adopsi Autonomous AI dan sistem digital terpercaya (trust & security). Kami optimistis BATIC 2026 dapat mendorong kolaborasi, membuka peluang bisnis baru dan memberikan nilai tambah yang nyata bagi seluruh pemain di ekosistem digital," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa dengan kehadiran ignitePRO, meningkatnya partisipasi pelaku industri global, serta semakin luasnya kolaborasi lintas ekosistem menunjukkan evolusi BATIC sebagai platform yang tidak hanya menghadirkan diskusi strategis, tetapi juga memfasilitasi terbentuknya kesepakatan dan kemitraan nyata yang mampu menciptakan nilai berkelanjutan bagi bisnis telekomunikasi nasional dan global. Tahun ini, BATIC menghasilkan lebih dari 4.200 agenda business meeting, menunjukkan semakin kuatnya quality engagement yang terbentuk dari perhelatan ini.
Sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi digital tercepat di kawasan, Indonesia berada pada posisi penting sebagai hub yang menghubungkan berbagai negara sekaligus membuka peluang sinergi dan pertumbuhan baru.
Telin bersama TelkomGroup kembali berkomitmen mempertemukan para pemangku kepentingan dari berbagai negara dalam satu platform guna mendorong lahirnya kemitraan baru, mempercepat pertukaran pengetahuan, serta membangun konektivitas dan ekosistem digital yang semakin tangguh dan berkelanjutan di Asia Pasifik.
