Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, UNJ Latih Puluhan Guru SD di Bekasi Terapkan Pendekatan Saintifik dan Bahan Ajar Digital untuk Menghasilkan Deep Learning

Senin 24 Agu 2026, 19:30 WIB
Potret kegiatan "Pendampingan Guru SD dalam Memfasilitasi Deep Learning dengan Pendekatan Saintifik yang Terintegrasi Bahan Ajar Digital" yang diikuti oleh 24 guru sekolah dasar dari berbagai sekolah di wilayah Bekasi Barat. (Sumber: Istimewa)
Potret kegiatan "Pendampingan Guru SD dalam Memfasilitasi Deep Learning dengan Pendekatan Saintifik yang Terintegrasi Bahan Ajar Digital" yang diikuti oleh 24 guru sekolah dasar dari berbagai sekolah di wilayah Bekasi Barat. (Sumber: Istimewa)

BEKASI, POSKOTA.CO.ID - Tantangan era digital menuntut guru sekolah dasar untuk tidak sekadar menyampaikan materi, melainkan juga memfasilitasi peserta didik agar mampu berpikir kritis, berkolaborasi, dan memecahkan masalah.

Guna mewujudkan ekosistem belajar yang bermakna, Program Studi Magister Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SDN Kota Baru IX, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Rabu, 17 Agustus 2026.

Kegiatan bertajuk "Pendampingan Guru SD dalam Memfasilitasi Deep Learning dengan Pendekatan Saintifik yang Terintegrasi Bahan Ajar Digital" ini diikuti oleh 24 guru sekolah dasar dari berbagai sekolah di wilayah Bekasi Barat.

Dalam praktiknya di lapangan, banyak pendidik masih menghadapi kendala saat menyusun rancangan pembelajaran yang mampu mendorong terjadinya deep learning.

Baca Juga: BAZNAS Salurkan Beasiswa Pendidikan Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina di Indonesia

Meskipun bahan ajar digital telah banyak beredar, pemanfaatannya kerap terbatas sebagai media penyampaian materi searah dan belum terintegrasi secara optimal.

Merespons kondisi tersebut, tim PKM UNJ merancang program pendampingan yang memadukan penguatan konsep teoritis dengan praktik langsung.

Potret peserta mengikuti materi "Pendampingan Guru SD dalam Memfasilitasi Deep Learning dengan Pendekatan Saintifik yang Terintegrasi Bahan Ajar Digital.” (Sumber: Istimewa)

Tim pengabdian dipimpin oleh Prof Eveline Siregar, dengan anggota Dr Mita Septiani dan Dr Uwes Anis Chaeruman serta melibatkan mahasiswa Magister Teknologi Pendidikan, Nur Azmi Afifah Diens, Indah Murtini, dan Jody Sukma Atmaja sebagai fasilitator.

“Konsep deep learning menekankan pada keterlibatan aktif siswa dalam membangun pengetahuan, berpikir kritis dan menghubungkan materi dengan kehidupan nyata,” ujar Eveline.

Baca Juga: Hari Raya Pendidikan 2026 Gaungkan Gerakan Benerin 1000 Sekolah

Eveline mengatakan untuk mendukung hal tersebut, ada pendekatan saintifik yang bisa diterapkan melalui lima tahapan utama dengan format berikut ini:

  • Mengamati
  • Menanya
  • Mencoba
  • Menalar
  • Mengomunikasikan

Berita Terkait


News Update