POSKOTA.CO.ID - Rumah cepat berdebu saat musim kemarau menjadi salah satu persoalan yang cukup sering dialami masyarakat.
Ketika hujan jarang turun dan udara terasa lebih kering, debu dari lingkungan sekitar cenderung lebih mudah beterbangan.
Akibatnya, permukaan meja, lantai, rak, jendela hingga berbagai perabot rumah tangga dapat kembali berdebu meski baru saja dibersihkan.
Kondisi tersebut membuat aktivitas membersihkan rumah selama musim kemarau terkadang terasa lebih melelahkan.
Lantai yang sudah disapu pada pagi hari, misalnya, bisa kembali terlihat berdebu beberapa jam kemudian.
Begitu pula dengan meja dan perabot yang permukaannya mudah menangkap partikel kecil dari udara.
Selain mengganggu penampilan rumah, debu yang menumpuk juga dapat membuat penghuni merasa kurang nyaman.
Karena itu, menjaga rumah tetap bersih selama musim kemarau membutuhkan kebiasaan yang dilakukan secara rutin.
Lantas, bagaimana cara mengurangi debu di rumah saat musim kemarau? Simak selengkapnya.
Baca Juga: 4 Korporasi Sawit Diselidiki Terkait Karhutla Kalimantan, Cek Daftar Perusahaan Besar di Borneo
Cara Bersihkan Debu Saat Musim Kemarau
Berikut lima cara efektif yang dapat dilakukan untuk membersihkan debu di rumah saat musim kemarau, seperti dikutip dari kanal YouTube Oke Clean.
1. Bersihkan Lantai Secara Rutin
Lantai menjadi salah satu bagian rumah yang paling mudah mengumpulkan debu. Saat musim kemarau, partikel tanah dan debu dari luar dapat terbawa masuk melalui alas kaki, pakaian maupun aliran udara.
Membersihkan lantai secara rutin menjadi langkah dasar yang tidak boleh dilewatkan.
Namun, penggunaan sapu terkadang justru membuat sebagian debu beterbangan apabila dilakukan terlalu cepat atau dengan gerakan yang terlalu kuat.
Sebagai alternatif, lantai dapat dibersihkan menggunakan vacuum cleaner untuk mengangkat debu dan kotoran.
Setelah itu, lantai dapat dipel menggunakan kain atau alat pel yang sesuai.
Perhatikan pula area yang sering terlewat, seperti bagian bawah sofa, bawah meja, belakang pintu dan sudut ruangan. Tempat-tempat tersebut kerap menjadi lokasi debu berkumpul.
2. Kurangi Barang yang Terlalu Banyak di Ruangan
Semakin banyak barang yang berada di dalam rumah, semakin banyak pula permukaan yang berpotensi menjadi tempat menempelnya debu.
Barang dekorasi seperti pajangan, patung, bingkai foto, action figure dan berbagai pernak-pernik lainnya memiliki banyak bagian kecil yang sulit dibersihkan.
Jika jumlahnya terlalu banyak, proses membersihkan rumah pun menjadi lebih lama.
Karena itu, lakukan penataan secara berkala. Barang yang jarang digunakan dapat disimpan di dalam lemari atau kotak tertutup.
Selain membuat ruangan terlihat lebih rapi, langkah ini juga dapat mengurangi permukaan terbuka yang menjadi tempat debu menumpuk.
3. Bersihkan Perabot dengan Kain yang Tepat
Debu tidak hanya berada di lantai. Meja, kursi, lemari, rak, televisi dan berbagai perabot lainnya juga dapat menjadi tempat menempelnya partikel debu.
Membersihkan perabot menggunakan kain secara rutin dapat membantu mengurangi penumpukan tersebut.
Sebaiknya gunakan kain yang mampu menangkap debu, bukan sekadar memindahkannya dari satu permukaan ke permukaan lain.
Pembersihan dapat dimulai dari bagian atas menuju ke bawah. Cara tersebut membantu mencegah debu yang jatuh dari permukaan lebih tinggi kembali mengotori bagian yang sudah dibersihkan.
Jangan lupa membersihkan bagian belakang dan sela-sela perabot. Area tersebut sering tidak terlihat sehingga luput dari rutinitas pembersihan.
Baca Juga: Ahmad Doli Minta Golkar Dairi Dampingi 2 Bocah Korban Penganiayaan, Luka Psikologis jadi Perhatian
4. Perhatikan Pintu, Jendela, dan Ventilasi
Saat cuaca panas, membuka pintu dan jendela memang dapat membantu sirkulasi udara.
Namun, jika rumah berada di lingkungan yang banyak debu, udara dari luar juga dapat membawa partikel masuk ke dalam.
Karena itu, pintu dan jendela perlu diperhatikan selama musim kemarau. Bersihkan kusen, kaca, tirai dan bagian sekitar jendela secara berkala.
Ventilasi juga perlu dibersihkan karena debu dapat menempel pada permukaannya.
Apabila menggunakan kasa atau jaring pada jendela, pastikan bagian tersebut tidak dipenuhi debu agar sirkulasi udara tetap berjalan dengan baik.
Pada waktu tertentu ketika kondisi luar rumah sangat berdebu, penghuni dapat mempertimbangkan untuk membatasi bukaan yang mengarah langsung ke sumber debu.
5. Gunakan Vacuum Cleaner atau Air Purifier
Peralatan modern dapat membantu mengurangi debu di dalam rumah. Vacuum cleaner dapat digunakan untuk membersihkan lantai, karpet, sofa dan area lain yang sulit dibersihkan dengan sapu biasa.
Sementara itu, air purifier dapat menjadi pilihan untuk membantu menyaring partikel tertentu yang berada di udara, tergantung pada jenis perangkat dan filter yang digunakan.
Penggunaan air purifier tetap perlu diikuti dengan pembersihan ruangan secara rutin.
Debu yang sudah menempel di lantai, meja atau perabot tidak akan hilang hanya dengan mengandalkan pembersih udara.
Perhatikan pula kondisi filter pada perangkat. Bersihkan atau ganti filter sesuai petunjuk penggunaan agar alat dapat bekerja sebagaimana mestinya.
