Haji Isam Pengusaha Apa? Namanya Disebut Ditunjuk Prabowo Tangani Karhutla, Ini Fakta Terbarunya

Minggu 23 Agu 2026, 16:35 WIB
Nama Haji Isam muncul dalam isu penanganan karhutla setelah beredar kabar dirinya disebut mendapat mandat dari Presiden Prabowo Subianto. (Sumber: X/@LambeSahamjja)
Nama Haji Isam muncul dalam isu penanganan karhutla setelah beredar kabar dirinya disebut mendapat mandat dari Presiden Prabowo Subianto. (Sumber: X/@LambeSahamjja)

POSKOTA.CO.ID - Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau lebih dikenal Haji Isam tiba-tiba muncul dalam isu mengenai penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan.

Salah satu unggahan di media sosial X menyebut Haji Isam mendapat tugas dari Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin penanganan karhutla.

Informasi tersebut kemudian menjadi perhatian karena Haji Isam dikenal sebagai salah satu pengusaha besar asal Kalimantan Selatan dengan jaringan bisnis yang luas.

Dalam unggahan yang beredar, mandat tersebut disebut diterima Haji Isam pada Sabtu, 22 Agustus 2026, setelah dirinya mendapat komunikasi dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sekitar pukul 11.00 WITA.

Haji Isam kemudian dikabarkan bergerak menuju Kalimantan Selatan untuk membantu mengonsolidasikan penanganan karhutla di lapangan.

Tak lama setelah menerima komunikasi tersebut, Haji Isam disebut bertolak menuju Banjarmasin menggunakan pesawat pribadi sekitar pukul 12.45 WITA.

Kedatangannya dikaitkan dengan upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta berbagai unsur terkait dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan.

Namun, informasi mengenai penunjukan Haji Isam sebagai koordinator penanganan karhutla tersebut kemudian dibantah pemerintah.

Mensesneg Bantah Haji Isam Ditunjuk Koordinator Karhutla

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan kabar yang beredar di media sosial itu tidak benar.

Prasetyo menegaskan tidak ada penunjukan khusus terhadap pengusaha bernama lengkap Andi Syamsuddin Arsyad tersebut untuk memimpin penanganan karhutla.

"Nggak ada. Tidak ada. Tidak benar itu," kata Prasetyo di Jakarta, pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Meski demikian, Prasetyo membenarkan bahwa pemerintah memang meminta berbagai pihak untuk ikut membantu penanganan karhutla.

Keterlibatan banyak pihak tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya bersama menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah.

"Bahwa semua pihak diminta ikut membantu, iya. Tapi kalau menjadi koordinator itu tidak, kan, karena kan kewenangannya bukan di situ," ujarnya.

Di tengah munculnya nama Haji Isam dalam isu penanganan karhutla, banyak masyarakat yang kembali mencari latar belakang pengusaha itu.

Lantas, Haji Isam sebenarnya pengusaha apa? Berikut informasi lengkap mengenai sosok Andi Syamsuddin Arsyad.

Baca Juga: Masuk BNI wondrX Gratis, Bisa Ikut Lelang rejeki wondr Setiap Hari

Haji Isam Pengusaha Apa?

Andi Syamsuddin Arsyad dikenal sebagai pengusaha asal Batulicin, Kalimantan Selatan, sekaligus pemilik Jhonlin Group. Jaringan bisnis yang dibangun Haji Isam berkembang ke berbagai sektor.

Bisnisnya tidak hanya berkaitan dengan pertambangan batu bara, tetapi juga merambah sektor agribisnis, energi, transportasi, pelayaran, penerbangan, hingga industri pengolahan.

Perjalanan bisnis Haji Isam sendiri tidak dimulai dari perusahaan besar. Sejumlah pemberitaan menyebut dirinya pernah menjalani berbagai pekerjaan sebelum masuk lebih jauh ke industri pertambangan.

Ia antara lain pernah bekerja sebagai sopir angkutan kayu, tukang ojek, dan operator alat berat.

Pengalaman tersebut kemudian menjadi bekal ketika Haji Isam mulai mengenal industri pertambangan batu bara.

Baca Juga: Hampir Masuk Bank Swasta, Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel

Pada awal 2000-an, ia belajar mengenai pengelolaan pertambangan sebelum kemudian membangun bisnisnya sendiri.

Sektor pertambangan menjadi salah satu fondasi utama perjalanan bisnis Haji Isam.

Melalui PT Jhonlin Baratama, bisnisnya berkembang di sektor kontraktor dan pertambangan batu bara.

PT Jhonlin Agro Raya Tbk atau JARR sendiri dikenal sebagai perusahaan yang bergerak dalam pengolahan biodiesel dan memiliki keterkaitan dengan bisnis perkebunan kelapa sawit.

Perusahan tersebut juga tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham JARR.

Kemudian, jaringan usaha Haji Isam mencakup sektor transportasi dan logistik.

Di bidang pelayaran, terdapat Jhonlin Marine and Shipping yang menangani kegiatan transportasi laut dan pengangkutan, termasuk untuk mendukung aktivitas bisnis perusahaan.

Sementara di sektor penerbangan, Haji Isam memiliki Jhonlin Air Transport. Kehadiran perusahaan penerbangan tersebut menjadi bagian dari jaringan usaha Jhonlin Group di bidang transportasi.

Selain batu bara, biodiesel, dan transportasi, Haji Isam juga mengembangkan bisnis di sektor gula. Jhonlin Group memiliki proyek industri gula di Bombana, Sulawesi Tenggara.

Bahkan, sejumlah pemberitaan pada 2026 menyoroti keterlibatan Haji Isam dalam transaksi saham sejumlah perusahaan terbuka. Salah satunya terkait PT Abadi Nusantara Hijau Investama atau PT PACK.


Berita Terkait


News Update