"Nggak ada. Tidak ada. Tidak benar itu," kata Prasetyo di Jakarta, pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Meski demikian, Prasetyo membenarkan bahwa pemerintah memang meminta berbagai pihak untuk ikut membantu penanganan karhutla.
Keterlibatan banyak pihak tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya bersama menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah.
"Bahwa semua pihak diminta ikut membantu, iya. Tapi kalau menjadi koordinator itu tidak, kan, karena kan kewenangannya bukan di situ," ujarnya.
Di tengah munculnya nama Haji Isam dalam isu penanganan karhutla, banyak masyarakat yang kembali mencari latar belakang pengusaha itu.
Lantas, Haji Isam sebenarnya pengusaha apa? Berikut informasi lengkap mengenai sosok Andi Syamsuddin Arsyad.
Baca Juga: Masuk BNI wondrX Gratis, Bisa Ikut Lelang rejeki wondr Setiap Hari
Haji Isam Pengusaha Apa?
Andi Syamsuddin Arsyad dikenal sebagai pengusaha asal Batulicin, Kalimantan Selatan, sekaligus pemilik Jhonlin Group. Jaringan bisnis yang dibangun Haji Isam berkembang ke berbagai sektor.
Bisnisnya tidak hanya berkaitan dengan pertambangan batu bara, tetapi juga merambah sektor agribisnis, energi, transportasi, pelayaran, penerbangan, hingga industri pengolahan.
Perjalanan bisnis Haji Isam sendiri tidak dimulai dari perusahaan besar. Sejumlah pemberitaan menyebut dirinya pernah menjalani berbagai pekerjaan sebelum masuk lebih jauh ke industri pertambangan.
Ia antara lain pernah bekerja sebagai sopir angkutan kayu, tukang ojek, dan operator alat berat.
Pengalaman tersebut kemudian menjadi bekal ketika Haji Isam mulai mengenal industri pertambangan batu bara.
