Baca Juga: Hampir Masuk Bank Swasta, Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel
Pada awal 2000-an, ia belajar mengenai pengelolaan pertambangan sebelum kemudian membangun bisnisnya sendiri.
Sektor pertambangan menjadi salah satu fondasi utama perjalanan bisnis Haji Isam.
Melalui PT Jhonlin Baratama, bisnisnya berkembang di sektor kontraktor dan pertambangan batu bara.
PT Jhonlin Agro Raya Tbk atau JARR sendiri dikenal sebagai perusahaan yang bergerak dalam pengolahan biodiesel dan memiliki keterkaitan dengan bisnis perkebunan kelapa sawit.
Perusahan tersebut juga tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham JARR.
Kemudian, jaringan usaha Haji Isam mencakup sektor transportasi dan logistik.
Di bidang pelayaran, terdapat Jhonlin Marine and Shipping yang menangani kegiatan transportasi laut dan pengangkutan, termasuk untuk mendukung aktivitas bisnis perusahaan.
Sementara di sektor penerbangan, Haji Isam memiliki Jhonlin Air Transport. Kehadiran perusahaan penerbangan tersebut menjadi bagian dari jaringan usaha Jhonlin Group di bidang transportasi.
Selain batu bara, biodiesel, dan transportasi, Haji Isam juga mengembangkan bisnis di sektor gula. Jhonlin Group memiliki proyek industri gula di Bombana, Sulawesi Tenggara.
Bahkan, sejumlah pemberitaan pada 2026 menyoroti keterlibatan Haji Isam dalam transaksi saham sejumlah perusahaan terbuka. Salah satunya terkait PT Abadi Nusantara Hijau Investama atau PT PACK.
