Dukungan teknologi, mekanisasi, pemanfaatan data hingga pemasaran digital membuat sektor pertanian mulai dipandang sebagai bidang usaha yang memiliki peluang ekonomi.
Namun, perubahan tersebut dinilai belum cukup untuk menyelesaikan persoalan regenerasi petani.
Akses lahan, permodalan, teknologi, pendidikan dan kepastian pasar masih menjadi tantangan bagi anak muda yang ingin menjadikan pertanian sebagai profesi sekaligus bisnis.
"Anak muda boleh memiliki semangat dan pengetahuan, tetapi kalau tidak memiliki akses terhadap lahan, modal, teknologi dan prospek ekonomi pasar, semangat tersebut akan sulit berkembang menjadi usaha pertanian yang berkelanjutan," tuturnya.
Achmad menilai sektor pertanian perlu dikembangkan dengan pendekatan kewirausahaan atau agripreneurship.
Generasi muda, kata dia, tidak cukup hanya memiliki kemampuan budidaya. Mereka juga harus dibekali kemampuan mengelola usaha, mengakses pembiayaan, membaca pasar, melakukan pemasaran hingga mengolah hasil pertanian agar menghasilkan nilai tambah.
"Pendidikan tidak hanya mengajarkan bagaimana menanam, tetapi juga bagaimana mengelola usaha pertanian. Anak muda harus memahami produksi, teknologi, pembiayaan, pemasaran sampai bagaimana menciptakan nilai tambah," ungkapnya.
Karena itu, perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dinilai memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi baru petani dan pelaku agribisnis.
Tren menurunnya minat generasi muda untuk menempuh pendidikan di bidang pertanian menjadi pekerjaan rumah bagi dunia pendidikan.
Achmad juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah dalam membangun infrastruktur pertanian dan ekosistem agribisnis yang mampu menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri pertanian.
"Supporting pemerintah terhadap penguatan infrastruktur pertanian bagi dunia pendidikan adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar lagi, termasuk membuat ekosistem pertanian agribisnis yang linkage," tegasnya.
Menurut Achmad, perkembangan teknologi justru dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk menarik minat generasi muda ke sektor pertanian.
