Puskesmas Mustikasari Gelar PROLANIS, Dorong Pasien Hipertensi dan Diabetes Lebih Disiplin Jaga Kesehatan

Minggu 09 Agu 2026, 18:00 WIB
Kegiatan PROLANIS yang digelar Puskesmas Mustikasari pada Jumat-Sabtu, 7-8 Agustus 2026. (Sumber: Istimewa)
Kegiatan PROLANIS yang digelar Puskesmas Mustikasari pada Jumat-Sabtu, 7-8 Agustus 2026. (Sumber: Istimewa)

BEKASI, POSKOTA.CO.ID - Mengelola penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus tidak cukup hanya dengan mengandalkan pengobatan ketika keluhan muncul. Pasien juga perlu menjalani pemeriksaan rutin, menjaga pola makan, aktif bergerak, serta disiplin mengonsumsi obat.

Upaya tersebut menjadi bagian dari Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) yang digelar Puskesmas Mustikasari pada Jumat-Sabtu, 7-8 Agustus 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan berkelanjutan bagi peserta BPJS Kesehatan yang memiliki penyakit kronis, khususnya hipertensi dan diabetes melitus.

Sebanyak 35 peserta yang merupakan pasien hipertensi dan diabetes melitus terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Mustikasari mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Baca Juga: Buah Manis Bisa Picu Lonjakan Gula Darah, Ini Daftar yang Perlu Dibatasi Penderita Diabetes

Apa Itu PROLANIS?

PROLANIS merupakan program yang ditujukan untuk membantu peserta dengan penyakit kronis agar mampu mengelola kondisi kesehatannya secara lebih optimal.

Melalui pendampingan dan pemeriksaan rutin, program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien, mencegah komplikasi penyakit, sekaligus membantu meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, Puskesmas Mustikasari melibatkan berbagai program dan tenaga kesehatan agar peserta tidak hanya mendapatkan pemeriksaan medis, tetapi juga memperoleh edukasi mengenai pola hidup sehat.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Puskesmas Mustikasari, dr. Iis Fatimah, M.K.M., bersama Penanggung Jawab PROLANIS, Bdn. Subaeti,S.Tr .Keb, beserta tim.

Baca Juga: Penderita Diabetes Melitus di Kabupaten Tangerang Bertambah

Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan koordinasi lintas program, yakni Program Penyakit Tidak Menular, Kesehatan Olahraga (Kesorga), dan Gizi Puskesmas Mustikasari.

Selain itu, RS Siloam Sepanjang Jaya sebagai jejaring Puskesmas turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan. Pemeriksaan laboratorium juga dilakukan bekerja sama dengan Prodia.

Rangkaian Pemeriksaan Peserta PROLANIS

Kegiatan dimulai dengan registrasi peserta pada pukul 07.00 WIB. Setelah itu, peserta mengikuti sejumlah pemeriksaan dan kegiatan edukasi. Rangkaian PROLANIS meliputi:

  • Pengukuran antropometri, seperti tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut.
  • Pengukuran tanda-tanda vital (TTV), meliputi tekanan darah, suhu tubuh, dan denyut nadi.
  • Pemeriksaan laboratorium sederhana, termasuk gula darah puasa (GDP) bagi pasien diabetes melitus, serta pemeriksaan kolesterol dan asam urat.
  • Penyuluhan gizi yang disampaikan oleh ahli gizi Puskesmas Mustikasari.
  • Sesi tanya jawab bersama tenaga kesehatan.
  • Senam PROLANIS, yang dirancang sebagai aktivitas fisik bagi peserta dengan hipertensi dan diabetes melitus.
  • Pemeriksaan laboratorium yang dilakukan bersama Prodia.

Selain pemeriksaan kesehatan, peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya kepatuhan mengonsumsi obat, menerapkan pola makan sehat, dan melakukan aktivitas fisik secara rutin.

Puskesmas Dorong Pasien Lebih Mandiri

Kepala Puskesmas Mustikasari, dr. Iis Fatimah, mengatakan kegiatan PROLANIS diharapkan dapat memberikan pendampingan kepada pasien agar lebih disiplin dalam mengelola penyakit kronis.

Menurutnya, pasien hipertensi dan diabetes tidak seharusnya hanya datang berobat ketika mengalami keluhan atau merasa sakit.

“Melalui kegiatan PROLANIS ini kami ingin mendampingi bapak dan ibu pasien hipertensi dan diabetes agar tidak hanya berobat saat sakit. Kami ingin pasien lebih disiplin minum obat, rutin kontrol, dan menerapkan pola hidup sehat di rumah,” ujar dr. Iis.

Ia berharap pendampingan yang dilakukan secara rutin dapat membantu meningkatkan kualitas hidup peserta sekaligus mencegah munculnya komplikasi akibat penyakit kronis.

“Harapan kami, dengan adanya pendampingan rutin seperti ini, kualitas hidup peserta semakin baik, komplikasi dapat dicegah, dan kita bisa bersama-sama menekan angka rujukan ke rumah sakit. Mari kita jadikan sehat sebagai gaya hidup,” katanya.

Melalui kegiatan PROLANIS, Puskesmas Mustikasari berharap peserta semakin mandiri dalam mengontrol kondisi kesehatannya. Dengan pengelolaan penyakit yang lebih baik, pasien diharapkan tetap dapat menjalani kehidupan yang sehat dan produktif.


Berita Terkait


News Update