PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) selama musim kemarau.
Cuaca panas, udara kering, serta debu yang beterbangan dinilai menjadi faktor utama yang dapat memicu gangguan saluran pernapasan.
Pengelola Program ISPA Dinkes Kabupaten Pandeglang, Rifki Rahayu, mengatakan musim kemarau membuat udara menjadi lebih kering sehingga partikel debu dan polusi lebih mudah terhirup dan mengiritasi saluran pernapasan.
"Musim kemarau meningkatkan risiko ISPA karena udara menjadi lebih kering, tidak ada hujan, serta debu berterbangan yang dapat mengiritasi saluran pernapasan," ungkapnya, Kamis 30 Agustus 2026.
Baca Juga: Diduga Akibat Debu Pabrik Kapur, Ratusan Warga KBB Suspek TB dan ISPA
"Kondisi cuaca panas ini cukup berbahaya sehingga masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan penyakit," sambung Rifki.
Untuk mengurangi risiko tersebut, Dinkes Pandeglang mengimbau masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di lokasi yang berdebu atau memiliki tingkat polusi tinggi.
Menurutnya, langkah pencegahan sejak dini dinilai lebih efektif dalam menekan penyebaran penyakit saluran pernapasan.
"Meski begitu, kami mencatat hingga saat ini jumlah kasus ISPA di Kabupaten Pandeglang masih relatif stabil dan belum menunjukkan peningkatan yang signifikan," katanya.
Baca Juga: Diduga Dampak Sampah TPA Cipeucang, Sejumlah Warga Mulai Terjangkit Penyakit Kulit dan ISPA
"Seluruh puskesmas di setiap kecamatan tetap disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan pasien apabila musim kemarau berlangsung lebih lama," sambungnya lagi.
Selain meningkatkan kesiapsiagaan layanan kesehatan, Dinkes juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat melalui pemasangan media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) di seluruh puskesmas.
Upaya tersebut lanjut dia, bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan ISPA.
"Kondisi kasus ISPA di Pandeglang sampai saat ini cenderung tidak ada peningkatan atau masih relatif datar. Namun, mengingat cuaca yang masih panas, kami terus meningkatkan kewaspadaan dan memasang media KIE di masing-masing puskesmas agar masyarakat dapat memahami cara mencegah ISPA," ujarnya.
