Pelaksanaannya masih menunggu keputusan dan arahan dari Gubernur Jawa Barat.
"Harapan kami relokasi ini bisa segera terealisasi. Karena lahan itu adalah sumber mata pencaharian masyarakat. Kalau terlalu lama, kami khawatir akan muncul masyarakat miskin baru akibat kehilangan pekerjaan," tegasnya.
Pascabencana Pasirlangu kini bukan lagi sekadar persoalan penanganan darurat. Yang dipertaruhkan adalah keberlangsungan hidup ratusan keluarga petani.
Selama kepastian relokasi belum juga diberikan, musim tanam terus berlalu, pendapatan menghilang, dan harapan masyarakat perlahan memudar.
Jika keputusan terus tertunda, longsor yang menghancurkan lereng Pasirlangu dikhawatirkan akan meninggalkan bencana baru berupa kemiskinan yang berkepanjangan.
