BKI Catat Pendapatan Rp1,5 Triliun pada 2025, Laba Operasi dan Arus Kas Ikut Meningkat

Rabu 05 Agu 2026, 11:30 WIB
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI mencatat pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang 2025 (Sumber: PT BKI)
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI mencatat pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang 2025 (Sumber: PT BKI)

POSKOTA.CO.ID – PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI mencatat pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang 2025. Peningkatan tersebut terjadi di tengah proses transformasi perusahaan dan perubahan tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Kinerja tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat fondasi bisnis sekaligus meningkatkan efisiensi operasional di berbagai lini usaha.

Berdasarkan laporan perusahaan, BKI membukukan pendapatan sebesar Rp1,5 triliun sepanjang 2025 atau meningkat 13,6 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,3 triliun.

Tidak hanya dari sisi pendapatan, perusahaan juga mencatat pertumbuhan laba operasi inti sebesar 27,67 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Kenaikan tersebut turut mendorong peningkatan operating profit margin dari 19,44 persen menjadi 21,84 persen.

Sementara itu, arus kas dari aktivitas operasional tumbuh 51,76 persen, yang mencerminkan peningkatan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dari kegiatan bisnis utamanya.

Efisiensi Operasional Terus Ditingkatkan

Selain mencatat pertumbuhan pendapatan, BKI juga melaporkan peningkatan efisiensi operasional.

Rasio efisiensi kas operasional meningkat dari 15,38 persen menjadi 20,54 persen, menunjukkan peningkatan efektivitas perusahaan dalam mengelola sumber daya sekaligus menciptakan nilai tambah dari aktivitas operasional.

Baca Juga: BNI Hadirkan Ekosistem Keuangan Digital bagi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong

Pencapaian tersebut dinilai menjadi salah satu indikator penguatan fundamental bisnis di tengah transformasi yang sedang dijalankan perusahaan.

Seiring perubahan struktur pengelolaan BUMN melalui Danantara, BKI menyatakan terus mempertajam fokus bisnis sebagai perusahaan yang bergerak di bidang klasifikasi dan statutoria kapal.

Di samping memperkuat bisnis inti tersebut, perusahaan juga mengembangkan layanan pada sektor Testing, Inspection, Certification, Consultancy, Classification, and Statutory (TICCS) sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru.

Langkah itu dilakukan untuk memperluas peluang usaha sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan di berbagai sektor industri.

Ke depan, BKI menargetkan pengembangan bisnis pada sejumlah sektor yang dinilai memiliki prospek jangka panjang, seperti ekonomi hijau, digitalisasi industri, hingga ekspansi ke pasar internasional.

Perusahaan juga menilai pengalaman selama berada dalam ekosistem IDSurvey menjadi modal penting dalam memperkuat kapabilitas bisnis serta meningkatkan daya saing di tengah perubahan industri.

Baca Juga: BNI Dukung Pembekalan Mahasiswa Indonesia Lanjutkan Studi di Hong Kong

Dengan fondasi keuangan yang dinilai semakin kuat, BKI berharap dapat melanjutkan transformasi perusahaan sekaligus memperluas kontribusinya terhadap pengembangan industri nasional dan penciptaan nilai jangka panjang.


Berita Terkait


News Update