POSKOTA.CO.ID – PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI mencatat pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang 2025. Peningkatan tersebut terjadi di tengah proses transformasi perusahaan dan perubahan tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Kinerja tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat fondasi bisnis sekaligus meningkatkan efisiensi operasional di berbagai lini usaha.
Berdasarkan laporan perusahaan, BKI membukukan pendapatan sebesar Rp1,5 triliun sepanjang 2025 atau meningkat 13,6 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,3 triliun.
Tidak hanya dari sisi pendapatan, perusahaan juga mencatat pertumbuhan laba operasi inti sebesar 27,67 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Kenaikan tersebut turut mendorong peningkatan operating profit margin dari 19,44 persen menjadi 21,84 persen.
Sementara itu, arus kas dari aktivitas operasional tumbuh 51,76 persen, yang mencerminkan peningkatan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dari kegiatan bisnis utamanya.
Efisiensi Operasional Terus Ditingkatkan
Selain mencatat pertumbuhan pendapatan, BKI juga melaporkan peningkatan efisiensi operasional.
Rasio efisiensi kas operasional meningkat dari 15,38 persen menjadi 20,54 persen, menunjukkan peningkatan efektivitas perusahaan dalam mengelola sumber daya sekaligus menciptakan nilai tambah dari aktivitas operasional.
Baca Juga: BNI Hadirkan Ekosistem Keuangan Digital bagi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong
Pencapaian tersebut dinilai menjadi salah satu indikator penguatan fundamental bisnis di tengah transformasi yang sedang dijalankan perusahaan.
Seiring perubahan struktur pengelolaan BUMN melalui Danantara, BKI menyatakan terus mempertajam fokus bisnis sebagai perusahaan yang bergerak di bidang klasifikasi dan statutoria kapal.
