DPR RI Dorong Penguatan UMKM Pandeglang untuk Topang Ekonomi Daerah

Senin 03 Agu 2026, 19:50 WIB
FGD Sensus Ekonomi 2026 yang digelar bersama BPS RI di Hotel Horison Altama, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin, 3 Agustus 2026. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)
FGD Sensus Ekonomi 2026 yang digelar bersama BPS RI di Hotel Horison Altama, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin, 3 Agustus 2026. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Anggota Komisi X DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa mendorong pemerintah terus memperkuat pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pandeglang.

Langlah itu dilakukan lewat pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Sensus Ekonomi 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di Hotel Horison Altama, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin, 3 Agustus 2026. Sensus Ekonomi 2026 menjadi langkah strategis untuk menghadirkan data akurat tentang kondisi dan karakteristik pelaku usaha di Indonesia.

"Data itu nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran, khususnya bagi sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian," kata Adde di lokasi, Senin, 3 Agustus 2026.

Adde menilai, keberadaan data valid membantu pemerintah merancang program pemberdayaan, pembiayaan, pelatihan, hingga pendampingan bagi pelaku UMKM agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing kuat.

Baca Juga: Pembebasan Lahan Puskesmas Pagelaran Dihapus, DPRD Pandeglang Kecewa Soal Ploting Anggaran

"UMKM memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Karena itu, pemerintah harus memiliki basis data yang akurat agar setiap kebijakan benar-benar menyentuh kebutuhan pelaku usaha," ujar politisi Partai Golkar itu.

Menurutnya, data dari BPS digunakan untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi pelaku UMKM.

"Sehingga nanti dari hasil sensus ekonomi ini diserahkan kepada pemerintah, dan nanti dibuatlah program atau kebijakan dalam mengembangkan para pelaku UMKM itu sendiri," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan, pelaku UMKM berperan penting mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, diperlukan dukungan nyata dari pemerintah, baik berbentuk pelatihan, pendampingan usaha, kemudahan akses pembiayaan, maupun digitalisasi pemasaran.

Baca Juga: Cekcok saat Bawa Kerbau, Pengembala di Pandeglang Dibacok

"Diharapkan melalui FGD ini dapat lahir berbagai rekomendasi yang mampu memperkuat ekosistem UMKM di Pandeglang sehingga semakin berkembang, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.


Berita Terkait


News Update