Menurut Haryo, sektor jasa juga ikut merasakan manfaat ekonomi dari membludaknya wisatawan. Pengelola parkir, penyedia transportasi lokal, hingga pemilik warung dan angkringan memperoleh tambahan pendapatan selama penyelenggaraan Grebeg Ageng berlangsung.
Rangkaian Grebeg Ageng Andum Apem Yaa Qawiyyu tahun ini telah dimulai sejak 16 Juli 2026 melalui Ambuko Songsong Winadi sebagai penanda masuknya bulan Safar.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan semaan dan khataman Al-Qur’an, Maulid Al Barzanji, haul Kiai Ageng Gribig, festival seni budaya, kirab gunungan apem, hingga puncak penyebaran apem yang menjadi daya tarik utama bagi masyarakat dan wisatawan.
