"Dari tujuh RT yang ada, enam RT menyatakan mendukung penuh pembangunan GI. Hanya satu RT yang memiliki pandangan berbeda dan itu tetap kami hormati sebagai bagian dari demokrasi," katanya.
Menurut Umam, proyek tersebut berpotensi meningkatkan daya tarik investasi di wilayah Desa Tunggul Pandean karena ketersediaan listrik menjadi salah satu faktor penting bagi dunia usaha.
Polres Jepara Pastikan Pengamanan
Sementara itu, Kasubsipenmas Polres Jepara Ipda Achmad Affendi mengatakan kepolisian terus melakukan pengamanan terhadap pembangunan proyek yang masuk kategori Proyek Strategis Nasional (PSN).
"Situasi di lokasi sampai saat ini aman dan kondusif. Kami terus melakukan pengamanan serta berkoordinasi dengan seluruh pihak agar proses pembangunan berjalan tertib sesuai ketentuan," ujarnya.
Menurut Affendi, jajaran Intelkam juga melakukan deteksi dini terhadap setiap perkembangan situasi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
"Kami menghormati penyampaian pendapat yang dilakukan sesuai aturan. Namun apabila terdapat potensi gangguan terhadap keamanan maupun jalannya proyek, tentu akan kami tangani sesuai prosedur yang berlaku," katanya.
Berdasarkan informasi dari PLN, Gardu Induk Nalumsari 150 kV diharapkan mampu memperkuat sistem kelistrikan di Kabupaten Jepara dan Kudus, sekaligus mengurangi beban Gardu Induk Jepara dan Gardu Induk Kudus yang selama ini menopang kebutuhan listrik di kawasan tersebut.
