Sarwendah Sedih Anaknya Dihujat di Sekolah dan Media Sosial, Imbas Kisruh Keluarga

Kamis 30 Jul 2026, 15:16 WIB
Potret Sarwendah di akun instagramnya. (Sumber: Instagram/@sarwendah29)
Potret Sarwendah di akun instagramnya. (Sumber: Instagram/@sarwendah29)

POSKOTA.CO.ID - Sarwendah mengungkap dampak besar yang harus diterima anak-anaknya setelah kisruh yang melibatkan dirinya dan mantan suaminya, Ruben Onsu, menjadi sorotan publik.

Menurutnya, pemberitaan yang terus bergulir membuat buah hatinya ikut menjadi sasaran perundungan atau bullying, baik di sekolah maupun di media sosial.

Pengakuan tersebut disampaikan Sarwendah saat berbincang bersama Denny Sumargo dalam tayangan YouTube yang dikutip pada Kamis, 30 Juli 2026.

Dalam kesempatan itu, mantan personel Cherrybelle tersebut tampak menahan tangis ketika menceritakan kondisi yang dialami anak-anaknya.

Baca Juga: Motorola Razr Fold Dinilai Jadi Salah Satu HP Lipat Terbaik 2026, Unggul di Baterai dan Performa

Ia mengaku sejak awal sangat khawatir apabila anak-anak mengetahui berbagai isu yang ramai diperbincangkan di internet.

Meski berusaha membatasi akses media sosial mereka, Sarwendah menyadari dirinya tidak bisa mengontrol lingkungan pergaulan sang anak setiap saat.

"Sebenarnya kalau menanggapi anak-anak dan ketika berita ini blow up aku sangat takut anak-anak tahu tentang berita-berita di luar sana. Aku bisa ngecekin media sosial mereka, tapi kan aku enggak bisa ngejaga teman-temannya mereka," ujar Sarwendah.

Menurutnya, informasi mengenai pemberitaan tersebut akhirnya sampai kepada anak-anaknya bukan melalui dirinya, melainkan dari orang-orang di sekitar mereka.

Baca Juga: Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Meluncur, Ini Harga dan Spesifikasinya

"Dan ternyata ada beberapa berita yang memang sudah nyampe ke Cici, bukan dari aku," ungkapnya.

Sarwendah Ungkap Sang Anak Kena Bullying di Sekolah

Hal yang paling menyakitkan bagi Sarwendah adalah ketika mengetahui anak-anaknya menerima perlakuan yang tidak menyenangkan akibat isu yang berkembang di publik.

Ia menegaskan bahwa anak-anaknya tidak pernah terlibat dalam persoalan orang dewasa. Karena itu, Sarwendah merasa perlu meluruskan berbagai anggapan yang beredar mengenai keluarganya.

"Satu hal yang aku mau klarifikasi dengan benar di sini adalah anak-anak aku itu anak-anak yang baik, anak-anak yang sangat sopan, berprestasi," tuturnya.

Sarwendah juga menanggapi isu yang menyebut salah satu anaknya sudah memahami istilah "pencitraan". Mendengar kabar tersebut, ia langsung menghubungi pengasuh untuk memastikan kebenarannya.

Baca Juga: Review Samsung Galaxy Z Fold 8 Setelah 3 Hari Pemakaian, Layak Dibeli? Simak Selengkapnya

"Ketika aku dengar berita itu, aku langsung telepon. 'Ya, Sus. Emang Nia tahu pencitraan apa? Nia tahu pencitraan apa itu? Baru pertama kali dengar'," katanya.

Menurut Sarwendah, kabar yang beredar justru memicu berbagai komentar negatif yang akhirnya berdampak pada kehidupan anak-anaknya.

"Tapi dengan kata-kata itu, anak saya dibully. Di media sosial, sekolahnya dibully. Dibilang anak enggak tahu diri, anak ini, anak itu," ujarnya.

Bagi Sarwendah, situasi tersebut menjadi cobaan terberat sebagai seorang ibu. Ia mengaku sangat terpukul melihat anak-anaknya menerima hujatan atas persoalan yang bukan kesalahan mereka.

"Saya sebagai ibu, saya benar-benar sakit hati, sedih sekali karena anak saya tidak melakukan hal itu. Tapi dia dihujat sama orang-orang yang tidak tahu melakukan hal seperti itu," tutup Sarwendah.


Berita Terkait


News Update