Tak Mau Tergiur Janji Cuan Instan, Nasabah HSB Investasi Utamakan Edukasi dan Legalitas

Sabtu 25 Jul 2026, 08:59 WIB
Potret nasabah HSB Investasi yang menuturkan mengedepankan legalitas dan edukasi dibanding pilih cuan instan. (Sumber: Istimewa)
Potret nasabah HSB Investasi yang menuturkan mengedepankan legalitas dan edukasi dibanding pilih cuan instan. (Sumber: Istimewa)

"Kalau sekarang saya lebih hati-hati. Logo regulator bisa di-copy, website bisa dibuat. Tapi kantornya ada nggak? Itu yang penting," ujarnya.

Trading Bukan Jalan Pintas Mendapatkan Keuntungan

Meski telah berkecimpung di dunia trading selama lebih dari enam tahun, Tasroni mengaku masih terus memperdalam pemahaman terhadap pergerakan pasar.

Ia memilih tidak melakukan trading harian secara agresif dan lebih fokus memanfaatkan momentum tertentu, seperti pengumuman data ekonomi Amerika Serikat maupun perkembangan geopolitik yang berpotensi memengaruhi harga aset.

Baca Juga: Pintu Futures Luncurkan Dua Fitur Baru untuk Lindungi Trader Kripto Indonesia

Menurutnya, disiplin dalam menerapkan money management jauh lebih penting dibanding mengejar keuntungan dalam waktu singkat.

"Saya masih sering salah entry. Jadi saya nggak mau sok jago. Yang penting money management dijaga," katanya.

Tasroni juga menegaskan bahwa keuntungan maupun kerugian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas trading.

"Kalau untung ya alhamdulillah. Kalau rugi berarti saya yang salah analisa atau salah entry," ujarnya.

Baca Juga: Trader Wajib Tahu! Mengenal Pips dalam Forex: Definisi, Kegunaan, dan Cara Perhitungannya

Salah satu alasan Tasroni tetap menggunakan HSB Investasi hingga saat ini adalah pendekatan edukatif yang diberikan perusahaan kepada para nasabah.

Ia mengaku rutin berdiskusi dengan Relationship Manager (RM) untuk memahami kondisi pasar, strategi manajemen risiko, hingga teknik membaca pola candlestick.

Menurutnya, tim HSB Investasi tidak pernah mendorong nasabah untuk langsung melakukan transaksi dalam jumlah besar, terutama bagi trader yang masih berada pada tahap belajar.


Berita Terkait


News Update