POSKOTA.CO.ID - Kehadiran Samsung Galaxy Z Fold 8 dan iPhone Fold menjadi salah satu topik bagi pecinta teknologi maupun penggemar gadget di seluruh dunia.
Berbagai bocoran yang beredar menunjukkan bahwa kedua perusahaan tengah menyiapkan inovasi besar untuk menarik perhatian konsumen.
Berdasarkan berbagai bocoran yang beredar, Apple disebut akan menggunakan panel layar OLED buatan Samsung Display pada ponsel lipat pertamanya.
Artinya, Samsung tidak hanya akan bersaing dengan Apple, tetapi juga menjadi pemasok komponen utama bagi rivalnya tersebut.
Samsung sendiri diperkirakan akan memperkenalkan generasi terbaru Galaxy Z Fold melalui ajang Galaxy Unpacked yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli 2026.
Sementara, Apple diyakini akan memperkenalkan iPhone Fold bersamaan dengan peluncuran lini iPhone terbaru sekitar September hingga Oktober 2026.
Lantas, apa saja perbedaan yang diprediksi hadir pada Samsung Galaxy Z Fold 8 dan iPhone Fold? Berikut rangkumannya.
Baca Juga: Harga Samsung Galaxy A27 5G di Indonesia, Bawa Spesifikasi Gahar
Spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold 8 vs iPhone Fold
Dikutip dari kanal YouTube Matt Talks Tech, berikut adalah spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold 8 vs iPhone Fold yang bisa disimak selengkapnya.
1. Desain
Apple sendiri dirumorkan mengadopsi pendekatan desain yang hampir serupa.
Bocoran menyebut iPhone Fold akan mengusung layar luar berukuran sekitar 5,5 inci dengan layar utama sekitar 7,8 inci ketika dibuka. Ukuran tersebut sangat dekat dengan Galaxy Z Fold 8 reguler.
Desain yang lebih pendek dan lebar dipercaya akan memberikan pengalaman penggunaan yang lebih nyaman, baik saat mengetik, membaca dokumen, maupun menikmati konten multimedia.
Jika dibandingkan generasi Fold Samsung sebelumnya yang cenderung memanjang, desain baru ini dinilai jauh lebih ergonomis untuk penggunaan sehari-hari.
2. Layar
Salah satu peningkatan yang paling banyak dibicarakan adalah teknologi layar tanpa bekas lipatan.
Selama bertahun-tahun, garis lipatan pada bagian tengah layar menjadi salah satu kelemahan utama smartphone foldable.
Kini, Samsung dikabarkan telah mengembangkan struktur engsel dan panel layar generasi terbaru yang mampu mengurangi bahkan menghilangkan bekas lipatan secara signifikan.
Apple disebut memilih menunggu hingga teknologi tersebut matang sebelum akhirnya masuk ke pasar smartphone lipat.
Apabila bocoran tersebut benar, maka Galaxy Z Fold 8 maupun iPhone Fold akan menawarkan pengalaman visual yang jauh lebih mulus dibanding generasi sebelumnya.
3. Performa
Pada sektor performa, Samsung diperkirakan akan mengandalkan chipset Snapdragon 8 Elite for Galaxy generasi terbaru.
Prosesor tersebut diklaim menawarkan peningkatan performa CPU, GPU, serta efisiensi daya dibanding pendahulunya.
Galaxy Z Fold 8 reguler diperkirakan hadir dengan RAM hingga 12 GB, sedangkan varian Ultra disebut akan menawarkan kapasitas RAM hingga 16 GB pada model penyimpanan tertinggi.
Di sisi lain, iPhone Fold dirumorkan akan menggunakan chip A20 Pro berbasis fabrikasi 2 nanometer yang dipadukan dengan modem terbaru Apple.
Kombinasi tersebut diyakini mampu memberikan performa tinggi sekaligus konsumsi daya yang lebih hemat, terutama saat menjalankan fitur multitasking maupun kecerdasan buatan di perangkat.
4. Baterai
Daya tahan baterai juga menjadi sektor yang juga mendapat perhatian. Samsung Galaxy Z Fold 8 reguler dikabarkan membawa baterai berkapasitas sekitar 4.800 mAh.
Sementara, Galaxy Z Fold 8 Ultra diperkirakan menggunakan baterai 5.000 mAh, meningkat dibanding Galaxy Z Fold 7.
Apple pun disebut tidak ingin kalah bersaing. iPhone Fold diperkirakan memiliki baterai di kisaran 4.800 hingga 5.000 mAh.
Sehingga, hal tersebut mampu menawarkan waktu penggunaan yang lebih lama dibanding kebanyakan smartphone lipat generasi awal.
5. Kamera
Perbedaan paling mencolok antara keduanya diperkirakan hadir pada sektor fotografi.
Samsung Galaxy Z Fold 8 reguler disebut hanya membawa dua kamera belakang, yaitu kamera utama 50 MP dan kamera ultra-wide 50 MP.
Sementara Galaxy Z Fold 8 Ultra akan memperoleh peningkatan besar melalui kamera utama 200 MP, kamera ultra-wide 50 MP, serta kamera telefoto 10 MP dengan kemampuan zoom optik.
Di sisi lain, Apple dirumorkan mengusung konfigurasi kamera ganda 48 MP tanpa kamera telefoto.
Strategi tersebut diperkirakan dilakukan untuk menjaga ketebalan perangkat agar tetap tipis saat dilipat.
6. Sistem Keamanan dan Pengalaman Software
Samsung diperkirakan tetap mempertahankan sensor sidik jari yang terintegrasi pada tombol daya sebagai sistem autentikasi utama.
Apple juga disebut mengambil pendekatan serupa dengan menghadirkan Touch ID di tombol samping dan tidak menggunakan Face ID pada perangkat lipat pertamanya.
Sementara dari sisi perangkat lunak, Samsung dikabarkan tengah menyiapkan One UI terbaru yang dioptimalkan khusus untuk layar lipat dengan peningkatan fitur multitasking, mode split-screen, hingga integrasi Samsung DeX yang lebih baik.
Apple juga diprediksi akan membawa antarmuka iOS yang dirancang khusus untuk layar lipat sehingga pengalaman pengguna menjadi lebih optimal saat menjalankan dua aplikasi sekaligus.
Bocoran Harga dan Jadwal Peluncuran
Soal harga, kedua perangkat diperkirakan tetap menyasar segmen premium.
Galaxy Z Fold 8 reguler dirumorkan dibanderol mulai sekitar US$1.899, sedangkan Galaxy Z Fold 8 Ultra diperkirakan berada di kisaran US$2.100 hingga US$2.200.
Di sisi lain, iPhone Fold diprediksi menjadi perangkat paling mahal dengan harga awal sekitar US$2.000 hingga US$2.500.
Apabila tidak mengalami perubahan jadwal, Samsung diperkirakan memperkenalkan Galaxy Z Fold 8 dalam acara Galaxy Unpacked pada 22 Juli 2026.
Sedangkan Apple diperkirakan meluncurkan iPhone Fold sekitar September atau Oktober 2026.
Dengan waktu peluncuran yang berdekatan, konsumen akan memiliki lebih banyak pilihan dalam menentukan smartphone lipat premium yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
