Daya tahan baterai juga menjadi sektor yang juga mendapat perhatian. Samsung Galaxy Z Fold 8 reguler dikabarkan membawa baterai berkapasitas sekitar 4.800 mAh.
Sementara, Galaxy Z Fold 8 Ultra diperkirakan menggunakan baterai 5.000 mAh, meningkat dibanding Galaxy Z Fold 7.
Apple pun disebut tidak ingin kalah bersaing. iPhone Fold diperkirakan memiliki baterai di kisaran 4.800 hingga 5.000 mAh.
Sehingga, hal tersebut mampu menawarkan waktu penggunaan yang lebih lama dibanding kebanyakan smartphone lipat generasi awal.
5. Kamera
Perbedaan paling mencolok antara keduanya diperkirakan hadir pada sektor fotografi.
Samsung Galaxy Z Fold 8 reguler disebut hanya membawa dua kamera belakang, yaitu kamera utama 50 MP dan kamera ultra-wide 50 MP.
Sementara Galaxy Z Fold 8 Ultra akan memperoleh peningkatan besar melalui kamera utama 200 MP, kamera ultra-wide 50 MP, serta kamera telefoto 10 MP dengan kemampuan zoom optik.
Di sisi lain, Apple dirumorkan mengusung konfigurasi kamera ganda 48 MP tanpa kamera telefoto.
Strategi tersebut diperkirakan dilakukan untuk menjaga ketebalan perangkat agar tetap tipis saat dilipat.
6. Sistem Keamanan dan Pengalaman Software
Samsung diperkirakan tetap mempertahankan sensor sidik jari yang terintegrasi pada tombol daya sebagai sistem autentikasi utama.
Apple juga disebut mengambil pendekatan serupa dengan menghadirkan Touch ID di tombol samping dan tidak menggunakan Face ID pada perangkat lipat pertamanya.
Sementara dari sisi perangkat lunak, Samsung dikabarkan tengah menyiapkan One UI terbaru yang dioptimalkan khusus untuk layar lipat dengan peningkatan fitur multitasking, mode split-screen, hingga integrasi Samsung DeX yang lebih baik.
