Tidak itu saja, pemerintah juga harus berperan menjamin kemakmuran dan keadilan sosial bagi rakyatnya. Termasuk mencegah kemungkinan terjadinya penindasan kepada masyarakat yang mungkin saja dilakukan oleh segelintir orang yang "berkuasa".
Membangun koperasi desa, menggelorakan usaha mikro berdasarkan kearifan lokal bagian dari upaya mewujudkan kemakmuran dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Jika membangun harus mulai dari desa, dari bawah karena sejatinya desa harus menjadi pilar utama penggerak pembangunan nasional. Mengapa? Jawabnya, desa adalah sumber kehidupan. Desa juga penyangga peradaban bangsa.
Baca Juga: Kopi Pagi: Menyelaraskan Hak dan Kewajiban
Dikatakan sumber kehidupan karena produk pangan semuanya berasal dari desa. Mulai dari makanan pokok (beras) sayuran, buah- buahan hingga bahan obat- obatan tumbuh subur di kawasan pedesaan.
Tidak terbantahkan, warga kota mendapat suplay bahan makanan dari desa. Dari desa pula warga kota menikmati makanan hasil olahan. Bahan baku didapat dari desa, diolah di kota dengan tenaga kerja, sebagian warga desa yang merantau ke Ibukota dan kota - kota besar lainnya.
Kondisi seperti harus dibalik, bahan baku didapat dari desa diolah juga di desa oleh warga desa, kemudian orang kota datang membeli produk di desa melalui jalur distribusi yang dikelola masyarakat melalui koperasi desa.
Jika tujuan tercapai, tak hanya terwujudnya kemakmuran masyarakat desa, juga mencegah kian merebaknya arus urbanisasi.
Di sisi lain, jika kita ingin mendorong terjadinya perubahan kebijakan yang lebih pro-pemerataan (dan pro-poor), perlu juga adanya rekayasa bagaimana investasi-investasi diarahkan pada bidang yang memiliki multiplier effect langsung atau tidak langsung bagi penyerapan tenaga kerja dan tumbuhnya sektor-sektor usaha ekonomi mikro sehingga pendapatan mereka meningkat, dan memperkecil ketimpangan yang ada.
Kita dapat menyetujui pengguyuran infrastruktur demi menjadikan desa makmur, maju dan sejahtera. Membangun fasilitas perekonomian, pendidikan dan sosial, termasuk menggerakkan ekonomi rakyat untuk meningkatkan taraf hidup rakyat.
Tetapi satu hal yang perlu menjadi catatan adalah membangun desa bukan berarti menyulap desa menjadi kota dengan segala fasilitasnya.
Hendaknya yang diutamakan adalah produktivitasnya, mengelola sumber daya alam, potensi kearifan lokal dan membangun manusianya.
